Ibadah Minggu Pagi, 30 Juli 2017, Di Jemaat GPT Kristus Raja, Kalinona, Nabire
Naaman adalah pribadi yang dahulunya tidak mengenal Tuhan Allah, tetapi ketika ia disembuhkan Tuhan, ia pun mengenal Tuhan yang benar dan sujud menyembah kepadaNya. Kita mau belajar dari Naaman bagaimana menjadi pribadi yang dipulihkan oleh Tuhan. Sebelum Tuhan memulihkan segala sesuatu yang ada diluar kita, maka diri kita haruslah yang pertama dipulihkan.
Demikian kutipan renungan pada Ibadah Minggu Pagi, 30 juli 2017, di jemaat Gereja Pentakosta Tabernakel (GPT) Kristus Raja Kalinona Nabire.
Ibadah tersebut dipimpin oleh pelayan firman, Pdt. Paulus Apang, dang mengambil bacaan dari kitab perjanjian lama, II Raja-Raja 5:1-25, dengan nats Naaman Disembuhkan.
Dalam khotbahnya, Pdt. Paulus Apang mengatakan, penyakit kusta yang diderita oleh Naaman telah menyebabkan dia kehilangan sukacita dan kegembiraan, penyakitnya telah melemahkan semangatnya, sehingga ia tidak dapat menikmati apa yang ia peroleh. Tetapi ia telah mengetahui bagaimana Allah telah melakukan mujizat demi mujizat melalui Nabi Elisa dan ia percaya bahwa lewat Nabi Elisa, Allah sanggup menyembuhkan penyakit tuannya.
Lebih lanjut dikatakan Pdt. Paulus Apang, penyertaan Tuhan kepada panglima Naaman melalui Nabi Elisa, akhirnya menyembuhkan sakit kusta yang diderita Naaman, dengan mandi 7 kali di sungai Yordan. Penyakit kusta sendiri berbicara tentang pengasingan sedangkan sungai yordan berbicara tentang kematian.
Diakhir khotbanya, Pdt Paulus Apang berpesan kepada jemaat, bahwa Tuhan akan slalu menyertai kita manusia. Tuhan akan memberikan kita kemenangan-kemenangan melalui kesembuhan yang kita alami. Kalau kita ingin disembuhkan dari segala penyakit, maka kita harus taat dengan suara Tuhan dan harus rendah hati.
[Nabire.Net]



Leave a Reply