Ibadah Kunci Tahun, 31 Desember 2017, Di Jemaat GKI Nunia Samaria Gedo Nabire
Bertempat di Gereja GKI Nunia Samaria Gedo, Nabire, dilaksanakan Ibadah Kunci Tahun 2017, minggu malam 31 Desember 2017.
Ibadah tersebut dipimpin oleh pelayan firman, Pdt. George Sayori S.Th, dengan bacaan firman dari Kitab Ulangan 32:48-52 dengan tema ‘Ajal Musa Mendekat’.
Saat merenungkan firman Tuhan, Pdt. George Sayori mengatakan, Kitab Ulangan 32:48-52 menceritakan tentang 400 tahun orang Israel tinggal di tanah Mesir dan pada waktu itu Musa diperintahkan untuk membawa keluar bangsa Israel keluar dari tanah Mesir. Kitab Keluaran menggambarkan banyak kekerasan hati Firaun yang dizinkan Tuhan sehingga mereka kesulitan keluar, tetapi pada tulah yang kesepuluh akhirnya mereka bebas.
Mereka harus berjalan berputar-putar di padang gurun menuju tanah perjanjian selama 40 tahun. Kehausan membuat mereka marah-marah kepada Tuhan dan Musa. Musa datang kepada Tuhan, “Apa yang harus aku lakukan?” Lalu Tuhan memerintahkan Musa untuk turun dan berkata kepada batu karang untuk mengeluarkan air. Tetapi Musa begitu kesal dan marah kepada bangsa Israel, bangsa yang begitu tegar tengkuk. Karena emosi, ketika berhadapan dengan batu karang, Musa tidak melakukan apa yang Tuhan perintahkan, dia pukul 2 kali batu karang itu dan mengeluarkan air untuk diminum.

Perjalanan orang Israel ini menggambarkan perjalanan rohani kita. Kita semua dulu begitu kuat dibelenggu dan diperbudak oleh dunia ini, kita ada dalam genggaman dunia. Dosa kita begitu banyak dan besar, tetapi Allah Bapa mengirim Tuhan Yesus untuk mengambil kita dan menebusnya sehingga kita boleh keluar dari dunia ini.

Diakhir khotbahnya, Pdt. George Sayori mengatakan, kita harus bersukacita karena kita telah dipanggil dan dipilih. Tetapi tidak cukup hanya sekedar dipanggil dan dipilih, karena banyak yang dipanggil sedikit yang dipilih, dan lebih sedikit lagi yang setia. Kita harus setia. Jangan seperti Musa yang hanya diperlihatkan tetapi tidak masuk tanah perjanjian. Kita rindu bertemu dengan Tuhan Yesus. Dan untuk masuk tanah perjanjian rohani, yaitu Kerajaan Sorga, kita harus setia ikut Tuhan.
Ibadah diisi dengan puji-pujian serta dihadiri 200-an jiwa.
[Nabire.Net]



Leave a Reply