Ibadah Bible Study, Kamis Malam 8 Februari 2018, Di Jemaat GPT Kristus Raja Nabire
Bertempat di Gereja Pentakosta Tabernakel (GPT) Kristus Raja Jemaat Kalinona Nabire, telah digelar Ibadah Pembelajaran Alkitab (Bible Study), kamis malam 8 Februari 2018.
Ibadah ini dipimpin pelayan firman Pdm. Surya Roreng, dengan bahan pembelajaran firman Tuhan diambil dari kitab 1 Timotius 4:1-16 dengan tema ‘Tugas Timotius Dalam Menghadapi Pengajar Sesat’.

Pdm. Surya Roreng dalam khotbahnya mengatakan, Roh dengan tegas mengatakan bahwa di waktu akhir zaman, ada orang-orang yang akan murtad lalu mengikuti roh-roh penyesat dan ajaran setan-setan.
Orang-orang tersebut melarang :
1. Melarang orang kawin (Matius 19 : 12)
2. Melarang makan-makanan yang diciptakan Allah dengan pengucapan syukur.
Ditambahkan dalam Matius 19:11 dikatakan tidak semua orang dapat mengerti perkataan itu, hanya mereka yang dikaruniai saja.
Ditambahkan dalam kitab 1 Korintus 7:1 dan seterusnya tentang perkawinan, dijelaskan bahaya percabulan, baiklah setiap laki-laki mempunyai isterinya sendiri dan setiap perempuan mempunyai suaminya sendiri.
Dalam khotbahnya lagi, Pdm. Surya Roreng mengatakan bahwa ada orang yang terlihat sepertinya rohani, tetapi tidak. Mereka terlihat seperti orang-orang taurat.
Dalam kitab 1 Timotius 4:4 dikatakan bahwa karena semua yang diciptakan Allah itu baik dan suatu pun tidak ada yang haram, jika diterima dengan ucapan syukur. Sebab semuanya itu dikuduskan dengan Firman Allah dan lewat doa.
Pesan dari pembacaan Firman Tuhan ini adalah apapun itu nama kegiatan ibadah kita, misalnya ibadah ulang tahun, ibadah ucapan syukur, ibadah penghiburan dan lain-lain, tidak ada yang salah, tidak ada yang haram, karena semua ciptaan Allah itu baik dan diterima dengan ucapan syukur serta itu telah dikuduskan oleh Firman Tuhan dan lewat doa.

Ibadah juga diisi dengan puji-pujian.
[Nabire.Net]



Leave a Reply