INFO PAPUA TENGAH
Home » Blog » Hujan Deras Sebabkan Jembatan Kali Mauwa Putus, Warga Desak Pemerintah Bertindak

Hujan Deras Sebabkan Jembatan Kali Mauwa Putus, Warga Desak Pemerintah Bertindak

Dogiyai, 26 April 2026 – Jembatan Kali Mauwa yang terletak di Kampung Mauwa, Distrik Kamuu, Kabupaten Dogiyai, Papua Tengah, rusak parah akibat banjir yang dipicu hujan deras pada Sabtu malam (26/4/2026). Warga setempat mendesak pemerintah daerah segera melanjutkan pembangunan jalan dan jembatan yang hingga kini belum rampung.

Menurut keterangan warga, hujan deras disertai kilat dan guntur mulai turun sekitar pukul 17.45 WIT hingga pukul 22.45 WIT. Intensitas hujan yang tinggi menyebabkan Kali Mauwa meluap hingga merusak jembatan yang menjadi akses utama masyarakat.

Jembatan Kali Mauwa merupakan satu-satunya jalur penghubung bagi masyarakat Kampung Mauwa dan Dusun Dadiyai Watiya. Selama ini, warga menggunakan jembatan tersebut untuk aktivitas sehari-hari, termasuk menuju kebun, sekolah, dan transportasi menggunakan sepeda motor maupun berjalan kaki.

Warga mengungkapkan kekecewaan atas rusaknya jembatan tersebut karena pembangunan sebelumnya dilakukan menggunakan dana desa guna menunjang mobilitas masyarakat, termasuk anak-anak sekolah dari dua RT di wilayah tersebut.

Selain itu, masyarakat juga menyoroti program pembangunan jalan dan jembatan yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Dogiyai melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) sejak tahun 2025. Hingga saat ini, pembangunan dinilai belum berjalan maksimal.

Menurut warga, timbunan jalan dari Kampung Mauwa menuju Dusun Dadiyai Watiya bahkan belum mencapai 10 persen. Sementara pembangunan jembatan permanen di Kali Mauwa belum dimulai, meskipun material berupa batang besi telah didrop ke lokasi.

Masyarakat menilai Kali Mauwa bukan sungai kecil, melainkan sungai besar yang kerap meluap saat hujan deras. Kondisi ini membuat warga tidak dapat melintas karena kedalaman air yang berbahaya.

Warga berharap Pemerintah Kabupaten Dogiyai segera melanjutkan pembangunan jembatan dan jalan tersebut. Jika pemerintah daerah mengalami kendala, masyarakat menyarankan agar dilakukan kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Papua Tengah untuk mempercepat pembangunan akses tersebut.

Selain itu, masyarakat juga mengimbau warga agar berhati-hati saat melintas di sekitar jembatan yang telah rusak guna menghindari risiko kecelakaan dan korban jiwa.

Pengendara sepeda motor juga diminta untuk tidak memarkir kendaraan di ujung timbunan jalan, mengingat potensi banjir masih dapat terjadi sewaktu-waktu.

Warga menegaskan bahwa percepatan pembangunan jembatan Kali Mauwa sangat penting, mengingat akses tersebut menjadi jalur utama bagi anak-anak sekolah tingkat SD, SMP, hingga SMA, serta masyarakat yang beraktivitas menuju kebun dan wilayah lain.

[Nabire.Net/M.Goo]

Post Related

Leave a Reply

Your email address will not be published.