Gubernur Papua Tolak Keberadaan HTI & FPI Di Papua
Menyimak isu yang santer beredar di media sosial saat ini terkait keberadaan kelompok radikal Islam di Papua, membuat Gubernur Papua, Lukas Enembe akhirnya angkat bicara. Dihadapan jajaran Forkopimda dan para tokoh agama, tokoh adat serta tokoh masyarakat yang hadir dalam acara Ramah Tamah di kediaman Pendeta Lipiyus Biniluk, Sentani, Sabtu (6/5) malam, Gubernur secara tegas menolak keberadaan kelompok Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) dan Forum Pembela Islam (FPI) di Bumi Cenderawasih.



Titik Sudarti , spd .
Ya saya sangat setuju , jika papua jadi wilayah yang bersih dari kelompok2 islam radikal . Dan saya juga ingin membangun papua lewat dunia pendidikan . Saya PNS dikota Semarang , saya siap dipindahkan ke Papua (saya seorang guru ) .
venus s
Pemerintah harus bertindak secara tegas lebh khusus utk aga islama karena banya hal negatif yang mrreka buat utk orang kristen/org papua sdri slh satunxa program “islamisasi papua” dan stiap organ2 yg meraja lelah di atas tanah papua dan papua barat.
Kalau pemda hanya komentar saja baru lewatkan maka hal2 ini samgat berbahaya …krn akan menciptakan konflikkk.
Dan bupati2 stiap daerah di papua dan papua barat harus tegad sama seperti gubernur papua luka enembe..jangan hanya menyikmati hidup mu ni sj.
Jikalau bagi siapa yang membelah rakyat, Tuhan akan membelah mereka.