INFO PAPUA TENGAH
Home » Blog » Gubernur Papua Tengah Terima Evaluasi Izin Perkebunan Sawit: Sejumlah IUP Akan Dicabut

Gubernur Papua Tengah Terima Evaluasi Izin Perkebunan Sawit: Sejumlah IUP Akan Dicabut

(Gubernur Papua Tengah Terima Evaluasi Izin Perkebunan Sawit: Sejumlah IUP Akan Dicabut)

Nabire, 24 Juni 2025 – Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, melalui Plt. Asisten II Setda Provinsi Papua Tengah, H. Tumiran, secara resmi menerima dokumen evaluasi perizinan perkebunan kelapa sawit dari Pemerintah Provinsi Papua. Penyerahan dokumen tersebut berlangsung di Ruang Rapat Gubernur Papua Tengah, pada Selasa, 24 Juni 2025.

Dalam keterangan resminya, Plt. Asisten II Setda, H. Tumiran menjelaskan bahwa dari hasil evaluasi terhadap enam Izin Usaha Perkebunan (IUP) yang berada di wilayah Kabupaten Mimika (Timika) dan Kabupaten Nabire, ditemukan sejumlah rekomendasi penting.

“Di Timika terdapat tiga lokasi. Dua lokasi wajib melakukan perbaikan tata kelola, sementara satu lokasi harus dicabut izin usahanya. Hal yang sama juga terjadi di Nabire. Dari tiga lokasi, satu dicabut izinnya, dan dua lainnya harus melakukan perbaikan tata kelola,” ungkap Tumiran.

Ia menambahkan, proses pencabutan izin ini akan tetap mengikuti prosedur sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Nantinya akan dibentuk Tim Penilai Usaha Perkebunan yang ditunjuk langsung oleh Gubernur Papua Tengah, berpedoman pada Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) Nomor 98 dan Nomor 7.

“Jadi tidak serta-merta izin langsung dicabut. Ada mekanisme dan tahapan yang harus dilalui,” tambahnya.

Rapat ini juga dihadiri oleh Penjabat Sekretaris Daerah, para Asisten Setda, pimpinan OPD, kepala biro, serta pejabat terkait lainnya.

Langkah evaluasi ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Provinsi Papua Tengah dalam mengawasi dan menertibkan perizinan usaha perkebunan, demi menjamin keberlanjutan dan tata kelola yang baik di sektor perkebunan.

[Nabire.Net/Sitti Hawa]

Post Related

Leave a Reply

  • Sukutani
    24 June, 2025 21:22 at 21:22

    kalo bisah itu masyarakat juga harus bisah tanam sawit atau memiliki kebun sawit biar masyarak juga bisah jual kelapa sawit jangan cumah jual sayur pisang sinkong saya pikir kalo masyarakat bisah menjual hasil kebun kelapa sawit mereka ke perusan itu akan membawah dampak baik bagi masyarakat di porv papua tengah ini

  • Elin
    24 June, 2025 21:06 at 21:06

    bagimana kalau masyarakat juga mempunyai kebun sawit, lalu masyarakat kerja sama dengan perusahaan sawit untuk jual dari hasil kebun mereka, saya yakin pasti masyarakat sejahtra asal rajin saja.

Your email address will not be published.