Forum Pencaker Papua Tengah Gelar Aksi, Minta Kuota ASN 100% untuk OAP

Nabire, Senin, 26 Agustus 2024 – Forum Pencari Kerja Papua Orang Asli Papua (OAP) menggelar aksi demonstrasi damai di depan Kantor Gubernur Papua Tengah. Aksi ini menuntut alokasi kuota Aparatur Sipil Negara (ASN) 100 persen untuk OAP dalam penerimaan CPNS 2024 di Papua Tengah.
Ketua Forum Pencaker Papua Tengah, Alsael Bobi, menyatakan bahwa berdasarkan data yang dikumpulkan oleh forum, angka pengangguran di kalangan OAP masih tinggi.
“Kami berkeinginan untuk menjadi CPNS. Kami yang ikut aksi demo ini semua adalah orang terpelajar, termasuk saya yang berkuliah di Jogja,” ujar Alsael.
Dalam aksinya, Forum Pencaker Papua Tengah OAP menyampaikan beberapa poin tuntutan, di antaranya:
-
Meminta agar tes CPNS tahun 2024 di Papua Tengah dialokasikan 100 persen untuk OAP.
-
Menolak dengan tegas pembagian kuota penerimaan CPNS 2024 yang memberikan 20 persen untuk non-OAP.
-
Meminta pemerintah daerah di Papua Tengah menjamin hak-hak OAP berdasarkan Undang-Undang Otonomi Khusus Tahun 2021.
-
Memohon penambahan kuota CPNS bagi Orang Asli Papua.
Alsael juga menyoroti masalah pembuatan KTP yang dinilai terlalu mudah bagi pendatang baru, sementara banyak Orang Papua masih menganggur. “Kami meminta agar pemerintah dan Majelis Rakyat Papua (MRP) segera membuat peraturan khusus untuk melindungi pencaker OAP,” tambahnya.
Korlap aksi juga menyoroti hak-hak OAP yang belum sepenuhnya dipenuhi. “Apa yang terjadi dengan hak-hak kami sebagai Orang Asli Papua? Kuota studi di salah satu kabupaten yang seharusnya memprioritaskan 20% OAP kini justru menghilang. Kami menuntut agar 20% hak tersebut segera dikembalikan dan bahkan dinaikkan menjadi 100%,” tegasnya.
Selain itu, Korlap juga mengeluhkan minimnya akses internet di beberapa kabupaten, termasuk Nabire, Paniai, Dogiyai, Intan Jaya, Puncak Papua, Puncak Jaya, dan Timika. “Kami mengalami kesulitan dalam mengakses internet, dan sistem pendaftaran yang tidak lancar. Kami berharap pemerintah, MRP, dan BKD segera menyetujui tuntutan kami,” tutup Korlap dalam orasinya.
[Nabire.Net/M.Irpan/Marsel]




Leave a Reply