Ditengah Pandemi, Perayaan Imlek di Nabire Digelar Sederhana

Nabire, Perayaan Imlek merupakan pesta rakyat orang Tionghoa yang dirayakan selama 15 hari dari tanggal satu Imlek hingga ditutup pada tanggal 15 melalui perayaan Cap Go Meh.
Kalender Imlek menganut perhitungan penanggalan berdasarkan peredaran bulan (lunar calender). Tidak seperti kalender masehi yang berdasarkan peredaran matahari (solar calender).
Tahun Baru Imlek 2572 dilambangkan sebagai Tahun Kerbau Logam. Dalam kepercayaan umat Tionghoa, Tahun kerbau logam diartikan sebagai tahun kerja keras, kedisiplinan dan juga harapan.
Khusus di Nabire, perayaan Imlek 2572 berlangsung secara sederhana dan kekeluargaan. Warga keturunan Tionghoa memilih beribadah di Vihara Buddha Dharma Karuna Nabire, jumat pagi (12/02/21).
Seperti diungkapkan Suirianto selaku Ketua Pengurus Cabang Majelis Buddhayana kabupaten Nabire, kepada Nabire.Net.
Ia mengatakan, intinya tidak ada perayaan apa-apa pada Imlek tahun ini,. Hanya diisi dengan ibadah (puja bhakti). Ibadah sendiri diisi dengan ceramah yang dibawakan langsung oleh Suirianto sendiri.
“Ceramah yang saya bawakan tentang Dhammadesana yaitu tentang makna imlek dan Buddhis. Isinya bahwa imlek bukanlah hari raya umat Buddha, imlek merupakan tradisi orang Tionghoa untuk menyambut musim semi.
Namun demikian Buddhis tidak menolak Tradisi. Dalam imlek pun banyak nilai-milai yang sesuai dengan Buddhis, contohnya menghormati mereka yang patut dihormati (leluhur dan orang tua), saling berbagi kasih (dengan angpao),” kata Suirianto.
Diakhir ceramah, ia mengingatkan warga untuk tetap menjaga protokol kesehatan pencegahan covid-19 dengan selalu menggunakan masker, menghindari kerumunan, mencuci tangan dengan sabun dan menjaga kesehatan.
Perayaan Imlek 2572 tahun 2021 di Nabire sebelumnya diisi dengan pemberian bingkisan oleh Keluarga Buddhayana Indonesia (KBI) kabupaten Nabire dengan memberikan bingkisan kepada para tenaga kesehatan di sejumlah Puskesmas.
(Baca Juga : Sambut Tahun Baru Imlek 2021, KBI Nabire Salurkan Bingkisan Kasih Imlek)
Penyerahan dipimpin langsung oleh Suirianto dan juga Ketua Pengurus Cabang Wanita Buddhis Indonesia kabupaten Nabire, Ibu Budi Yunita, didampingi pengurus KBI Nabire, kamis (11/02/21).
[Nabire.Net]




Leave a Reply