Dinas PPPAKB Dogiyai Bersama Forum Anak Adat Gelar Kegiatan Implementasi Program Sinergis
Dogiyai – Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Dan KB Kabupaten Dogiyai melaksanakan kegiatan Implementasi Program Sinergis Meningkatkan Kerja Kreasi Pemuda Dogiyai dalam Mengelola SDM dan SDA di Dogiyai, Kamis (04/07).
Kegiatan ini sendiri digagas oleh Forum Anak Adat atau Anak Anak Daerah yang bernaung dibawah Dewan Adat.
Kepala Dinas PPPAKB kabupaten Dogiyai, Ibu Yohana Yobee dalam sambutannya mengawali kegiatan mengatakan, generasi muda adalah agen perubahan sekaligus penerus estafet pembangunan daerah, sehingga perlu menjaga diri dan menghargai apa yang sudah Tuhan anugerahkan.

Selain itu generasi muda dituntut untuk menghargai alam dengan senantiasa menjaga alam dari kerusakan, dan melestarikannya.
Usai memberikan sambutan, Kadis PPAKB Dogiyai secara resmi membuka kegiatan ini. Kegiatan dilanjutkan dengan penyajian materi dari beberapa instansi pemerintah di Dogiyai.
Materi yang disajikan diantaranya produksi kopi murni Moanemani dari Dinas Peternakan, Dinas Perindag dan Dinas Budpar Dogiyai.
Nara sumbernya masing-masing Ir. Didimus Tebai sebagai pionir usaha kerakyatan di bidang produksi kopi Moanemani yang bernaung dibawah YP5.
Kemudian Anakletus Pigai dari Dinas Perindagkop. Lalu Abdul Majid selaku Kadis Peternakan Dogiyai dan Tertitus Degei dari Dinas Budpar Dogiyai.
Didimus Tebai mengawali materi mengajak generasi muda untuk menggunakan hati, otak dan waktu untuk mengelola alam dengan benar sesuai talentanya seperti bertani, berkebun maupun beternak.
Didimus juga meminta anak-anak Dogiyai jangan mau terpengaruh budaya luar yang tidak bagus yang hanya menyita waktu mereka untuk melakukan hal-hal negatif.
Abdul Majid dari Dinas Peternakan Dogiyai dalam kesempatan ini turut memaparkan program utama yang sedang didorong yaitu pendidikan, penelitian, pengabdian masyarakat di bidang pertenakan dalam arti luas antara Pemerintah Dogiyai dengan IPB dengan Nomor 400/123/Set/2019 dan nomor 042/IT3/HK.01/2019.
Kedepannya, pemkab Dogiyai akan menyekolahkan anak-anak berprestasi untuk mengenyam bidang peternakan. Selain itu kampus IPB Bogor akan menggelar penelitian di bidang peternakan sebagai kerangka pengembangan bidang peternakan di Dogiyai.
Pemateri lain yaitu Alex Pigai S.Sos selaku Kabid Distribusi dan Promosi Dinas Perindag Dogiyai turut memaparkan program pemerintah tentang pemanfaatan potensi daerah yaiu pembagian anggrek di Mapia dan kulit kayu di Kamuu Utara untuk anyam noken serta melakukan promosi hasil daerah.
Materi terakhir disampaikan oleh Tertitius Degei selaku Kadis Budpar. Mengawali materinya ia mengatakan, nilai-nilai budaya perlahan semakin mengikis anak muda jaman sekarang. Oleh karena generasi muda di Dogiyai perlu berubah.
Terkait kegiatan Dinas Budpar Dogiyai saat ini, Tertitius menuturkan, pihak akan melakukan pemugaran tempat-tempat bersejarah di Dogiyai salah satunya dengan pembuatan pagar agar tempat sejarah tersebut aman.

Salah seorang peserta kegiatan ini dari Forum Perlindungan Perempuan dan Anak Dogiyai yang berada dibawah naungan dewan adat, Musa Boma, meminta kepada Dinas Terkait dan Bupati Dogiyai agar kegiatan seperti ini bisa terus dilakukan demi membantu masyarakat melakukan kegiatan yang positif.
[Nabire.Net/Ones.Yobee]



Leave a Reply