INFO PAPUA
Home » Blog » Bupati Deiyai Tanggapi Aspirasi FKM-KD ke Komisi DPR Papua

Bupati Deiyai Tanggapi Aspirasi FKM-KD ke Komisi DPR Papua

(Bupati Deiyai Tanggapi Aspirasi FKM-KD ke Komisi DPR Papua)

Jayapura, Selasa 27 April 2021 Komisi I Anggota DPR Papua telah terima aspirasi dari Forum Komunikasi Mahasiswa-Mahasiswi Deiyai di ruang tertutup yang ke dua kalinya di lantai III hotel horison Ultima Entrop.

Bupati Ateng Edowai, menanggapi aspirasi yang hendak dilakukan oleh mahasiswa-mahasiswi asal kabupaten Deiyai tersebut tak benar.

Saya mohon kepada pihak Komisi I DPR Papua, sebagai wakil rakyat di komisi I bidang pemerintahan sebaiknya mendukung pemerintah bukan menghalangi, menghasut masyarakat dan mahasiswa untuk lakukan aksi seperti itu.

Lanjut Ateng.” Rencana pemekaran 10 Distrik dan 109 Kampung itu jelas murni aspirasi dari seluruh rakyat kabupaten Deiyai bukan kepentingan politik bupati atau sekelompok lainya ungkap Ateng melalui telpon yang diterimanya kepada redaksi.

Ateng Edowai juga ditanggapi serius terkait aspirasi dari Forum Komunikasi Mahasiswa-Mahasiswi Kabupaten Deiyai tak benar, karena maju dan mundur pembangunan suatu daerah, salah satunya lewat penambahan kampung dan distrik.

Kita pahami baik bahwa dengan adanya penambahan 10 distrik baru dan 109 kampung baru itu adalah aspirasi murni rakyat Deiyai dan itu memenuhi syarat sesuai program pembangunan nasional.

Kita lobi dana salah satunya melalui mekarkan distrik baru dan kampung baru guna memajuhkan suatu daerah, dengan cara bagaimana menaikan dana”, yang sebelumnya hanya dengan 800 miliar menjadi lebih, dengan tujuan pembangunan Deiyai nampak, karena hanya dengan 800 miliar sama sekali tak akan bangung kabupaten Deiyai.

Untuk kabupaten Deiyai hanya sedikit 800 milyar, dibanding kabupaten kabupaten lain, dengan demikian guna membangun suatu daerah tak cukup, sedangkan kabupaten yang lain jauh lebih besar.

Sehingga moment ini saya berharap anak-anak mahasiswa harus fokus kuliah dan selesaikan secepatnya, agar nanti kembali ke daerah kalian membangung daerahnya sendiri Deiyai.

Kita ketahui bersama bahwa pembangunan kabupaten Deiyai kita ikuti dari program pembangunan nasional yang dimana mengamanatkan sesuai dengan Undang-undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional, dalam rangka mendorong proses pembangunan secara terpadu dan efesien.

Dan itu aspirasi murni dari rakyat, dipilih kita rakyat sehingga tetap berusah berjuang aspirasi rakyat.

Saya berharap semua komponen masyarakat intinya mendukung Visi dan Misi bupati dan wakil bupati Deiyai.

Demi aspirasi murni dari rakyat, dan rakyat mengharap kapan ka, diproses SK distrik dan kampung yang baru mereka sedang menunggu saat ini.

Ini aspirasi murni dari rakyat sendiri, legislatif daerah maupun legislatif DPR Papua seharusnya mendukung penuh dan ada kelompok mahasiswa yang datang mengatasnamakan masyarakat dan mengadu ke pihak DPR Papua, jangan sekali terima.

Karena pemekaran ini inisiatif rakyat, rencana penambahan distrik dan kampung itupun dimekarkan sesuai aspiras rakyat, bukan kepentingan bupati, tetapi demi aspirasi murni dari rakyat dan hari ini masyaralat Deiyai berharap kapan akan ada SK-nya, rakyat menunggu proses SK pemekaran itu.

Lanjut Ateng,” pemekaran kampung dan distrik itu tak ada unsur-unsur dibalik kepentingan itu.

Dimana ada kab pasti ada distrik dan kampung, dimana ada induknya ayam ada anaknya juga ujar ateng lewat telepon dan program pembangunan ini adalah program nasional.

Kepada seluruh mahasiswa-mahasiswi harus tekuni dengan bidang atau jurusan yang kalian tekuni saat ini, saya buka ladang untuk kalian guna melanjutkan enta siapa dia nantinya mengantikan saya.

Saya buka ladang untuk seluruh mahasiswa-mahasiswi yang ada di Deiyai maupun asal Deiyai tapi ada diluar dari Deiyai.

Deiyai itu berbatasan dengan kabupaten Mimika, Paniai, merekaran yg dilakulan itu merupakan pilar dari kab. itu.

Kemudian saya berharap DPR Papua jangan tanggapi secara serius oleh aspirasi mahasiswa-mahasiswi, tetapi tanggapilah aspirasi rakyat Deiyai itulah yang menurut saya benar.

Saya tegaskan intelektual Deiyai tidak boleh menjadi provokator seharusnya mendukung sepenuhnya Visi dan Misi bupati Deiyai, jika siapapun melawan visi dan misi Deiyai anda dipalang seribu orang kata pepatah.

Apabila DPR Papua dan mahasiswa turun ke lapangan sekali kali saya tak sempat terima karena tak kepentingan, saya harus utamakan itu aspisi rakyat Deiyai itulah yang bagi saya. Ungkap Ateng.

Penulis, Derik Pinibo

[Nabire.Net]



Post Related

Leave a Reply

Your email address will not be published.