Bupati Deiyai Pastikan Hak Tenaga Kesehatan dan Pendidikan Tetap Dibayar
Deiyai, Pemerintah Kabupaten Deiyai memastikan hak tenaga kesehatan dan tenaga pendidikan yang telah ditetapkan melalui surat keputusan (SK) tetap menjadi perhatian pemerintah daerah. Hal itu disampaikan Bupati Deiyai Melkianus Mote, S.T., dalam apel gabungan aparatur di halaman Kantor Bupati Deiyai, Senin, 31 Agustus 2026.
Bupati menjelaskan, pembayaran hak tenaga kesehatan dan pendidikan akan dilakukan sesuai ketentuan. Ia juga menegaskan bahwa hak yang telah ditetapkan tidak dipotong dan pembayaran dilakukan secara transparan melalui rekening masing-masing penerima.
Perangkat daerah terkait diminta menyiapkan dokumen penagihan sejak awal. Langkah tersebut diperlukan agar proses pembayaran dapat segera dilakukan setelah anggaran tersedia, termasuk hak untuk periode Januari hingga Agustus.
Di sisi anggaran, Bupati menyampaikan bahwa pembahasan perubahan APBD Kabupaten Deiyai Tahun Anggaran 2026 telah selesai di tingkat daerah. Namun, proses tersebut belum berarti anggaran dapat langsung dicairkan.

Dokumen hasil pembahasan perubahan APBD masih harus disampaikan kepada Pemerintah Provinsi untuk menjalani tahapan evaluasi sesuai ketentuan. Pemerintah Kabupaten Deiyai berharap proses tersebut dapat segera diselesaikan agar program yang telah dianggarkan bisa berjalan.
Selain persoalan anggaran dan pembayaran hak pegawai, pemerintah daerah juga tengah memproses bantuan tugas akhir bagi mahasiswa. Sebanyak 867 berkas disebut sedang menjalani verifikasi.
Program tersebut telah memiliki dasar melalui Peraturan Bupati yang sudah ditandatangani. Karena menggunakan Dana Otsus, penerima harus memenuhi persyaratan yang ditetapkan, termasuk ketentuan mengenai KTP dan NIK Kabupaten Deiyai.
Pegawai negeri atau ASN tidak termasuk penerima bantuan tersebut. Pemerintah melakukan verifikasi untuk memastikan penerima benar-benar memenuhi persyaratan dan menghindari persoalan dalam pemeriksaan maupun audit.
Setelah verifikasi selesai, hasilnya akan diumumkan dan masyarakat diberikan kesempatan menyampaikan sanggahan selama dua minggu. Dengan alokasi anggaran sekitar Rp3 miliar, pemerintah daerah menyatakan akan melakukan penyaringan secara cermat.
Penyaluran bantuan nantinya dilakukan langsung ke rekening penerima tanpa melalui perantara.
Di sektor pembangunan, Pemkab Deiyai juga merencanakan pengadaan atau pembangunan asrama mahasiswa di Gorontalo. Rencana tersebut menjadi salah satu perhatian pemerintah daerah dalam mendukung kebutuhan mahasiswa asal Deiyai.
Pemerintah juga mempersiapkan berbagai program lain, mulai dari bantuan perahu, bahan bangunan, bantuan sosial, bibit ternak, sektor pariwisata hingga pembangunan infrastruktur jalan.
Bupati meminta seluruh program dilaksanakan berdasarkan ketentuan dan kemampuan keuangan daerah agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat secara tepat sasaran.
[Nabire.Net]





Tinggalkan Komentar