Bupati dan Wabup Deiyai Tunjuk Gereja Katolik sebagai Panitia Obor Paskah Pemda 2026
Deiyai, 17 Maret 2026 – Pemerintah Kabupaten Deiyai resmi menunjuk Gereja Katolik sebagai panitia pelaksana Obor Paskah Pemerintah Daerah (Pemda) Tahun 2026. Penunjukan ini dilakukan langsung oleh Bupati Deiyai Melkianus Mote, ST bersama Wakil Bupati Ayub Pigome.
Keputusan tersebut diumumkan dalam rapat resmi di Ruang Bagian Umum Sekretariat Daerah (Setda) Deiyai, berdasarkan surat keputusan yang diterbitkan pada 17 Maret 2026 dari Waghete.
Penunjukan Gereja Katolik sebagai panitia dinilai sebagai bentuk kepercayaan pemerintah daerah dalam mendukung pelaksanaan kegiatan keagamaan yang penuh makna serta mempererat persatuan umat di Kabupaten Deiyai.
Susunan Panitia Obor Paskah Pemda Deiyai 2026
Adapun susunan panitia yang telah ditetapkan adalah sebagai berikut:
-
Ketua: Yan Koto, S.Pd
-
Wakil Ketua: Marselus Bobil, S.Pd., M.Pd., Gr
-
Sekretaris: Anton Pigome, S.Pd., M.Pd., Gr
-
Bendahara: Thomar Douw, S.Sos
Koordinator dan Seksi:
-
Koordinator Umum: Martinus Mote, S.Sos
-
Liturgi: Oktopianus Pekei, S.Si., M.Sc; Diakon Fransiskus W. Doo, SS; Pastor Damianus Yadii, Pr
-
Acara: Yohanes Pekei, SH; Ice Pekei, S.Pd., M.Pd; Serapina Douw, S.Sos
-
Perlengkapan: Ruben Mote, S.IP; Daniel Mote, SH; Leander Adii, S.Sos; Ayub S.B., SE
-
Konsumsi: Elisabet Pekei, SE
-
Dokumentasi: Vinsen Mote, S.IP
-
Keamanan: Yakobus Agapa; Thomas Ukago; Deki Tegege
-
Transportasi: Yosep Badii, SE; Thiborius Adii, S.Sos
-
Kerja Bakti: Fransiskus Douw, S.Sos; Klemensius Adii, S.Pt; Leo Badii
Tema Paskah 2026: Seruan Pembaruan Hidup
Perayaan Paskah tahun 2026 mengusung tema “Kristus Bangkit Memperbarui Kemanusiaan Kita” yang diambil dari 2 Korintus 5:17.
Tema ini mengandung makna mendalam bahwa kebangkitan Kristus bukan sekadar peristiwa sejarah, tetapi menjadi dasar pembaruan hidup manusia untuk menjadi ciptaan baru yang penuh kasih dan keadilan.
Selain itu, tema ini juga mendorong umat untuk:
-
Membangun solidaritas sosial
-
Hidup sederhana (ugahari)
-
Menjaga perdamaian di tengah masyarakat yang majemuk
Dalam implementasinya, semangat Paskah juga dikaitkan dengan Aksi Puasa Pembangunan (APP) guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya bagi kelompok miskin dan rentan.
Tak hanya itu, aspek lingkungan juga menjadi perhatian melalui konsep “Paskah Ekologis”, yang menekankan pentingnya menjaga dan memulihkan alam sebagai bagian dari iman.
Pemerintah Kabupaten Deiyai berharap pelaksanaan Obor Paskah 2026 dapat berjalan dengan lancar serta membawa dampak positif bagi kehidupan sosial dan spiritual masyarakat.
[Nabire.Net]





Tinggalkan Komentar