Bimbingan Teknis Penyusunan & Pedoman Penataan Lembaga Masyarakat Kampung Bagi 5 Kabupaten Digelar Di Hotel Mahavira 2 Nabire
Lembaga Masyarakat memiliki peran penting untuk menggerakkan swadaya dan partisipasi masyarakat dalam proses pemerintahan dan pembangunan yang dilaksanakan di kampung.
Hal tersebut diungkapkan Gubernur Papua, Lukas Enembe, dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Sekretaris Daerah Drs Johny Pasande, pada kegiatan Bimbingan Teknis Penyusunan & Pedoman Penataan Lembaga Masyarakat Kampung kepada aparat BPMK di 5 Kabupaten masing-masing kabupaten Intan Jaya, Dogiyai, Deiyai, Paniai, dan Nabire sebagai tuan rumah yang dipusatkan di Hotel Mahavira 2 Nabire, rabu pagi (07/05/2014).
Kegiatan yang akan berlangsung selama 2 hari ini, diikuti oleh 25 orang peserta. Dalam sambutannya, Gubernur Lukas Enembe mengatakan, terjadi pemekaran Kabupaten, Distrik dan Kampung, kondisi ini mengakibatkan struktur pemerintah dan masyarakat kampung mengalami perubahan dan berdampak kepada semua struktur pemerintah dan lembaga kemasyarakatan.
Ditambahkan Gubernur Papua, persoalan ini menjadi tantangan baru dalam implementasi di era disentralisasi kewenangan dan fiskal juga fungsi-fungsi pemerintah di barisan terdepan mengalami kelemahan. Selain itu peran Lembaga tidak lagi sebagai wadah aspirasi tetapi hanya sekedar pelengkap struktur kampung. Sementara pemerintah kampung yang dibentuk hanya mengikuti syarat formalitas pemerintahan saja.
Terkait hal ini, Gubernur menyoroti 3 hal, diantaranya penyelenggaraan pemerintahan kampung yang belum efektif dan berfungsi, belum adanya peraturan daerah tentang lembaga kemasyarakatan, dan rendahnya kemampuan pengelola lembaga masyarakat.
Gubernur Papua diakhir sambutannya juga meminta dan berharap, melalui kegiatan ini, peserta dapat menyusun konsep peraturan daerah atau peraturan Bupati/Walikota tentang lembaga kemasyarakatan di Kelurahan dan Kampung.
(Alexander Saudilla/RRI Nabire)



Leave a Reply