PT Pokphan Jayapura mengaku kesulitan memasarkan pembibitan anak ayam yang diklaim tahan penyakit ke sejumlah kabupaten di Papua termasuk di kota Nabire. Salah satu kendala yang dihadapi perusahaan ini yaitu masalah transportasi udara.
Menurut Manajer Marketing PT Pokphan wilayah Maluku-Papua, Nasib Karo Karo mengatakan, perseroan mampu memproduksi 100 ribu per minggu anak ayam sepanjang 2012. Anak ayam tersebut bisa dikirim ke sejumlah kabupaten seperti Nabire, Sorong, Merauke dan Timika. Namun setelah maskapai Merpati tidak lagi beroperasi, akibatnya pengiriman anak ayam hingga ke distrik-distrik yang ada di kabupaten tersebut tidak bisa direalisasikan. Padahal bibit anak ayam ini dapat mencukupi ketersediaan stok di Papua.
Ditambahkan Nasib Karo Karo, setiap pengiriman kepada peternak paling banyak 85 boks, padahal permintaan cukup banyak. Pesanan peternak tersebut juga tak bisa langsung dikirim, karena sulitnya transortasi udara di Papua.
Leave a Reply