INFO PAPUA TENGAH
Home » Blog » Akhiri Ujian Praktek, SMP YPPK Bilogai Intan Jaya Pentaskan Budaya Lokal

Akhiri Ujian Praktek, SMP YPPK Bilogai Intan Jaya Pentaskan Budaya Lokal

Akhiri Ujian Praktek, SMP YPPK Bilogai Intan Jaya Pentaskan Budaya Lokal
(Akhiri Ujian Praktek, SMP YPPK Bilogai Intan Jaya Pentaskan Budaya Lokal)

Intan Jaya, Siswa SMP YPPK Bilogai diwajibkan pentaskan lagu daerah dengan berbusana tradisional pada suasana ujian praktek pada Jumat (28/04/2023) di halaman sekolah, Sugapa, Intan Jaya.

Ujian praktek yang dijadwalkan sebelumnya selama tiga hari hanya berlangsung selama 2 hari dari hari Kamis hingga Jumat 27 hingga 28 April 2023.

Batalnya pelaksanaan Ujian Praktek yang seharusnya 3 hari menjadi 2 hari disebabkan kondisi keamanan yang kurang kondusif akibat kontak senjata antara TNI-Polri dengan TPNPB di kampung Yogatapa,Mamba,Bilogai, Kumbalagupa dan sekitarnya pada Kamis siang hingga sore hari.

Ketua panitia Ujian Akhir Sekolah (UAS) juga tim penilai ujian praktek Seni budaya, Adolfius Sondegau, S.S dalam arahannya menyampaikan agar para siswa mengikuti dan mentaati indikator yang akan dinilai.

“Nanti setiap kelompok yang akan tampil dinilai dari guru mata pelajaran Mulok [ketrampilan lokal ] dan Seni Budaya.Dan akan ada penilaian individu dan kelompok.Untuk itu kepada semua peserta agar dapat persiapkan diri”, jelas Adolfius.

Sebelum penilaian penampilan siswa, Plt.Kepala sekolah, Karpus Belau, S. Pd. mengapresiasi kegiatan penilaian yang terpadu antara seni budaya dengan ketrampilan Lokal.

“Saya menyampaikan banyak terimah kasih kepada panitia ujian yang sudah terbentuk, dan akhirnya bisa gabungkan penilaian dari dua mata pelajaran dengan wewajibkan siswa untuk dapat menampilkan budaya masing-masing,” ucap Karpus.

“Penilaian seperti ini pertama kali dilaksanakan pada tahun ini sejak sekolah ini didirikan pada tahun 2019. Semoga Ketrampilan Lokal dapat menjadi program wajib Ujian praktek bagi siswa kelas IX setiap tahun,” lanjutnya.

Dirinya meyakini, dengan adanya penilaian seperti ini, para siswa nantinya dapat melestarikan dan mempertahankan budaya mereka sehingga tetap terjaga meski dipengaruhi oleh perkembangan zaman.

Sebagai Tim penilai ujian praktek Seni Budaya yaitu Adolfius Sondegau,S. S dan Ketrampilan Lokal dinilai oleh Yeheskiel Sondegau, S.IP.

Dari penampilan para siswa mereka tidak hanya menampilkan budaya dari suku Moni namun terlihat juga suku Nduga dan Dani. Dan itu bisa dilihat dari cara bernyanyi dan berbusana. Inilah Kebinekaan mereka. Berbeda-beda tetapi tetap satu.

Kegiatan yang berlangsung pukul 08: 30 WIT dapat diakhiri hingga pada pukul 10: 00 WIT.

[Nabire.Net/Kalis]


Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.