News & Info
Home » Blog » Bupati Nabire Lantik Pejabat Eselon II, III, IV, Dan Kepala Distrik Baru

Bupati Nabire Lantik Pejabat Eselon II, III, IV, Dan Kepala Distrik Baru

Bupati Nabire, Isaias Douw, S.Sos didampingi Wakil Bupati Nabire, Mesak Magai, S.Sos, M.Si, Rabu (16/10) kemarin, melantik sejumlah pejabat eselon II, III, IV dan kepala distrik (Kadistik). Pelantikan yang juga disaksikan para pejabat teras daerah ini, digelar di aula guest house Nabire. I Wayan Mintaya menduduki jabatan baru sebagai Asisten I Setda Nabire. Sementara pejabat Asisten I Setda sebelumnya menduduki jabatan baru sebagai Sekwan DPRD Nabire.

Dalam sambutannya, Bupati Isaias Douw mengatakan, pergantian pejabat  merupakan hal wajar dan biasa saja. Karena pergantian dan pemutasian dalam setiap organisasi mutlak dilakukan, dalam rangka menjamin kelangsungan penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan.  Terutama untuk meningkatkan efektifitas dan efisiensi pelayanan pemerintahan umumnya serta mengoptimalkan pelayanan pemerintah kepada masyarakat. Sebagaimana hakekat pegawai negeri sipil adalah sebagai aparatur pemerintah, abdi negara dan abdi masyarakat.

Lebih lanjut dikatakan bupati, dalam melaksanakan tugas mengoptimalkan pelayanan tugas pemerintah kepada masyarakat dan sesuai aturan yang berlaku, perlu dilakukan penyerahan tugas dari pejabat lama kepada pejabat yang baru. Baik yang menyangkut personil, peralatan, pembiayaan dan dokumen melalui penandatanganan berita acara dan memori serah terima jabatan.

Pelaksanaan tugas dan pengabdian kepada negara dan bangsa, mengacu pada tiga hal pokok. Pertama, tingkatkan fungsi koordinasi dengan semua satuan kerja atau instansi lain. Sehingga segala kendala yang dihadapi dapat segera diketahui untuk dicari solusinya.  Ini merupakan penyerapan bentuk kontrol yang sangat efektif. Karena dilakukan oleh banyak institusi yang berkompeten di dalam koordinasi tersebut.

Kedua, kita harus mampu merespon segala permasalahan yang dihadapi. Sebab tanpa itu maka kendala yang ada tetap akan menjadi kendala, bahkan mungkin akan menjadi hambatan yang selanjutnya dapat berdampak pada upaya kita untuk mencapai target yang direncanakan. Untuk itu, kita harus menjiwai tugas dan permasalahan yang ada.  Sebab sangat dibutuhkan dalam  menumbuhkan sikap partisipasi. Ketiga,  perlu adanya persamaan persepsi yang dibuktikan dengan terbentuknya kekompakan baik dalam berpikir, bertindak serta menyikapi tugas yang akan kita kerjakan.

Ketiga hal inilah yang merupakan satu kesatuan yang tidak dipisahkan, sebab koordinasi tidak mungkin berjalan tanpa adanya respon. Begitu juga sebaliknya, koordinasi, responding atau partisipasi tidak mungkin berjalan jika kekompakan tidak terakumulasi secara baik.

“Dengan adanya serah terima jabatan ini, secara khusus kepada pejabat yang baru diharapkan agar dapat melaksanakan tugas dan tanggungjawabnya dengan baik dan mengacu pada visi misi pemerintah Kabupaten Nabire guna mewujudkan masyarakat Nabire yang berkeadilan, sejahtera makmur dan mandiri,” harap bupati.

Hal utama yang perlu disadari bersama, sekecil apapun tugas dan kepercayaan yang diberikan merupakan kepercayaan dari pimpinan dan amanah dari Tuhan. Oleh sebab itu, jabatan yang dipercayakan kepada hendaknya  dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab, berdedikasi, loyal dan disertai rasa pengabdian yang tulus tanpa pamrih memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat.

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.