Program Wakaf Uang Untuk 1.000 Bidan dan Dokter oleh BWI

Sejak wabah corona menduduki tanah Indonesia, BWI bersama dengan lembaga keuangan syariah lainnya berafiliasi dan membentuk program Kalisa, termasuk pula wakaf uang untuk 1000 bidan dan dokter. Tapi, apa sih sebenarnya Kalisa itu? Dan bagaimana perannya dalam membantu umat entas dari jerat ekonomi akibat covid-19?
Apa Itu Kalisa?
Secara sederhana, Kalisa yang merupakan singkatan dari Wakaf Peduli Indonesia adalah salah satu program Peduli yang digagas oleh Badan Wakaf Indonesia (BWI) guna membantu sesama umat yang membutuhkan. Fokus utama dari program ini adalah membantu masyarakat, khususnya umat muslim yang terdampak wabah corona. Baik itu melalui wakaf uang untuk 1000 bidan dan dokter ataupun program unggulan Kalisa Lainnya.
Tujuan dari Kalisa sendiri adalah menggalang dana wakaf dari masyarakat, institusi, korporasi, atau organisasi lainnya untuk kemudian ditempatkan pada instrumen SBSN dan/ atau LKS-PWU dengan penggunaan bagi hasil dan kupon deposito untuk membiayai segala kebutuhan penanganan di bidang pendidikan, kesehatan, dan juga sosial ekonomi.
Program Kalisa Berdasarkan Nilai Wakaf
Berdasarkan nilai wakaf yang diserahkan wakif, program Kalisa terbagi menjadi 2 jenis. Yaitu:
-
Wakaf Uang Sementara
Sama seperti namanya, jenis wakaf ini bersifat sementara. Biasanya wakaf uang akan berakhir dalam jangka waktu 12 bulan. Setelah tenggat waktu tersebut terlampaui, maka nilai wakaf akan kembali dalam keadaan utuh.
Misalnya saja Anda mewakafkan harta senilai Rp 1 juta, maka dalam kurun waktu 12 bulan nilainya akan kembali menjadi Rp 1 juta. Tidak peduli meski harta wakaf tersebut telah melalui pengembangan oleh pihak Nazhir.
-
Wakaf Uang Selamanya
Jangka waktu wakaf uang ini adalah selamanya. Adapun untuk nilai wakaf minimal yang disyaratkan oleh BWI sendiri ialah Rp 50 ribu saja.
Program Kalisa Sesuai Produk UnggulanÂ
Lebih lanjut, BWI mengklasifikasikan program Kalisa menjadi beberapa produk unggulan seperti:
-
Lanjutkan Hidup Mereka
Program Lanjutan Hidup Mereka sejatinya adalah pengalokasian hasil investasi wakaf uang Kalisa untuk keperluan bantuan dana bagi orang tua mahasiswa prasejahtera yang terdampak pandemi di kehidupan sosial-ekonominya.
-
Darurat Ventilator
Program Darurat Ventilator pada dasarnya diperuntukkan untuk Rumah Sakit Daerah yang jauh dari pusat penanganan covid-19. Yang mana program ini dibangun melalui hasil investasi wakaf uang Kalisa yang dikhususkan untuk pengadaan ventilator di rumah sakit daerah dengan kasus positif covid-19 yang tinggi.
-
Peduli Ulama
Untuk membantu para ulama di berbagai pelosok Nusantara, BWI turut menggemborkan program Peduli Ulama melalui investasi wakaf uang Kalisa. Kabarnya, hasil investasi tersebut akan didistribusikan dalam bentuk bantuan tunai kepada para ulama yang terkena dampak sosial-ekonomi dari pandemi ini.
Pada tahap ini, BWI merangkul Dewan Dakwah Indonesia (DDI) untuk membantu proses penyaluran dana bantuan bagi ulama-ulama tersebut. Diharapkan, meski kasus positif corona dari hari ke hari terus mengalami peningkatan, para ulama tidak bosan ataupun lelah dalam menyiarkan ajaran Rasul.
Disamping itu, BWI mengusulkan program wakaf uang untuk dokter dan bidan. Sebagaimana kita sadari, sebagian besar tenaga ahli di bidang kesehatan dan kandungan adalah pria. Tentu hal tersebut kerap kali menimbulkan ketidaknyamanan bagi ibu hamil untuk memeriksakan kandungannya.
Beberapa dari mereka bahkan rela menggagalkan jadwal pemeriksaannya karena rasa tidak nyaman yang timbul di harinya. Padahal, dengan memeriksakan kandungan secara rutin ibu hamil bisa menghindari berbagai risiko fatal penyebab kematian ibu dan bayi.
Guna mengatasi hal tersebut, program Kalisa mengadakan proker unggulan dengan penyediaan 1000 bidan dan dokter muslimah spesialis kandungan. Harapannya, persentase dokter spesialis kandungan muslimah yang semula hanya ada 4% bisa meningkat.
Sebagai program unggulan, Kalisa oleh BWI yang juga menaungi proker wakaf uang untuk 1000 bidan dan dokter memiliki peranan yang besar terhadap kebutuhan umat, terutama muslimah yang sedang mengandung. Dengan meningkatkan literasi zakat wakaf, Anda telah berkontribusi untuk memperkenalkan proker kaya manfaat ini kepada masyarakat. Bagaimana? Sudahkah Anda menyumbang literasi zakat wakaf hari ini?





Tinggalkan Komentar