News & Info
Home » Blog » Pasangan Omaleng–Bassang Unggul Di Tembagapura

Pasangan Omaleng–Bassang Unggul Di Tembagapura

Hasil perolehan suara sementara Pemilukada Mimika, khususnya di Distrik Tembagapura, akhirnya dimenangkan pasangan Eltinus Omaleng – Yohanis Bassang dengan perolehan suara  sebanyak 1.695 suara.

Dari informasi yang diterima, umumnya proses pencoblosan berjalan aman dan damai dengan pengawalan aparat keamanan. Sebagaimana disampaikan Kapolsek Tembagapura AKP Sudirman, ketika dikonfirmasi wartawan, di Timika, Jumat (11/10).

Kapolsek Tembagapura AKP Sudirman mengatakan, umum stabilitas Keamanan dan Ketertiban (Kamtibmas) di Distrik Tembagapura menjelang Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukad) Kabupaten Mimika tahun 2013 relatif aman. Meski demikan ada beberapa hal-hal yang  menjadi perhatian penuh kepolisian setempat adalah  memperhatikan situasi  keamanan di lingkuan perusahan PT Freeport Indonesia karena perundingan SPSI dan Freeport belum fainal.

Adapun secara umum hasi perolehan suara saat pencoblosan Pemilukada Mimika tanggal 10 Oktober 2013 di Tembagapura, sesuai nomor urut, adalah pertama Pdt. Yamenal Paulus Maniagasi M.Th – Parjono (235 suara), Kedua, Abdul Muis, ST, MM – Hans Magal, SP (1.368 suara), Ketiga, Drs. Yoseph Yopi Kilangin – H. Andi Tajerimin Nur (545),  Keempat, Agustinus Anggaibak – La Sarudi P (86). Kelima, Agapitus Mairimau, S.Sos – Ust. Setiyono, S.Pd (154 suara). Keenam, Athanasius Allo Rafra, SH, M.Si – Titus Natkime, SH (1.308 suara). Ketujuh, Pither Yan Magal – Philipus Wakerkwa, SE, M.Si (164 suara).

Kedelapan, Samuel Farwas, S.Sos, M.Pd – Virgo H. Solosa (818 suara). Kesembilan, Eltinus Omaleng – Yohanis Bassang, SE, M.Si (1.695 suara). Kesepuluh, Trifena M. Tinal, B.Sc – Anastasia Tekege, S,Ag ( 550 suara). Kesebelas, Alfred Douw, S.Pd – Lalu Suryadarma (394 suara).

Sudirman mengatakan, untuk masalah pemilukada, semua masyarakat  di Distrik Tembagapura dan  karyawan PT Freeport sangat mendukung pesta demokrasi ini. Mereka akan menyalurkan hak suara mereka pada pelaksaan pencoblosan nanti. ”Meskipun masa kampanye sebelas pasangan kandidat ini tidak di ijinkan untuk masuk area perusahan. Akan tetapi di beberapa pemukiman warga seperti Banti, Singa sampai saat ini belum ada kampanye terbuka dari para calon kandidat,” katanya.

Untuk mengamankan Pemilukada di wilayah itu, kepolisian setempat  telah memintah tambahan personil dari Polres Mimika untuk membantu mengamankan Pemilukada  sesuai dengan kebutuhan. ”Kalau daerah-daerah yang tidak bisa di jangkau kami minta bantuan Freeport Indonesia untuk memberikan faslitas penerbangan helicopter ke daerah-daerah yang tidak bisa di jangkau,” jelas Sudirman.

Sudirman menjelaskan, dalam pelaksaan Pemilukada ada beberapa kategori pengamanan yakni pengamanan rawan satu dan rawan dua. Sehingga kepolisian meminta bantuan personol untuk mengamankan sejumlah daerah yang dianggap rawan, tetapi yang masuk kategori aman adalah kota tembagapura dan jobsite (area kerja pertambangan).Sebab sudah beberapa kali pemilihan umum daerah-dearah  tersebut merupakan daerah aman. ”Mudah-mudahan Pemilukada kali ini aman dan lancer,” harapnya.

Sudirman mengakui,  memasuki pesta demokrasi ini, masyarakat setempat sangat mendukung berlangsungnya Pemilukada Mimika aman dan lancar. Pasalnya pasangan Cabup-Cawabup Mimika yang mencalonkan diri ada yang berasal dari masyarakat Amungme dan Masyarakat Dani dan Masyarakat Moni.

”Bagi masyarakat setempat siapapun yang nantinya terpilih menjadi Bupati Mimika tidak ada masalah. Karena sampai saat ini masyarakat masih bersikap netral dan belum ada tindakan-tindakan provokasi sehingga sampai saat ini situasi disana aman-aman aja,” kata Sudirman.

Terkait dengan kotak – kotak suara yang berada di Tembagapura, belum diturunkan ke Timika untuk mendapatkan rekapitulasi total suara, namun informasi yang diterima akan mendapatkan pengawalan dari aparat kepolisian yang ditugaskan. Sebagaimana secara umum Distrik Tembagapura memiliki 61 TPS dengan total pemilih 25.734 (laki – laki 9.596 dan perempuan 8.392 jiwa).

Salah satu warga Tembagapura, Yonathan, ketika di konfirmasi tabloidjubi.com, menyampaikan bahwa situasi di Tembagapura berjalan dalam keadaan kondusif, semua warga ikut pemilihan. “Masyarakat dapat melakukan hak politiknya untuk memiloih calon – calon yang ada, sehingga tidak ada kendala, disisi lain untuk keamanan juga terlihat pengawalan aparat kepolisian, sehingga tetap berlansung dalam suasana demokratis dan terkendali,” katanya.

(Sumber : TabloidJubi)

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.