Minggu (6/10) sekitar pukul 01.00 WIT dini hari anggota Brimob melakukan pembubaran terhadap sekelompok pemuda di Komplek KPR Siriwini. Sekelompok pemuda yang sedang pesta minuman keras (Miras) di salah satu rumah warga itu dibubarkan karena para pemuda yang mabuk melakukan pelemparan terhadap rumah warga.
Pada saat melakukan pembubaran, terdapat 2 orang korban atas nama Vincent Pakage dan Hendrik Wami yang mengalami luka robek di bagian kepala. Korban mendapat perawatan di RSUD Nabire. Kapolres Nabire saat itu berada di RSUD dan melakukan koordinasi dengan Yakobus Muyapa dan Lamech Niwari guna meminimalisir dampak kerawanan Kamtibmas.
Pihak keluarga korban Vincent K. Pakage, mengaku akan melaporkan kejadian yang menimpa Vincent ke Polres Nabire. Karena menurut Dianus Y. Youw yang merupakan orang tua angkat dari korban Vincent, apa yang dilakukan oknum Brimob adalah tindakan yang salah sasaran.
Dituturkan Dianus Youw, malam itu Vincent sedang mengojek dari RSUD Nabire ke arah KPR Siriwini. Setelah beberapa kali mengantar penumpang, dirinya sedang makan pinang di tempat pencucian mobil dan motor jalan naik dari SMK Mandala. Saat itu korban melihat serombongan orang berlarian ke arahnya.
“Saat korban berdiri disitu dan dihajar oleh sekelompok orang yang ternyata adalah anggota Brimob. Korban mengalami luka cukup parah,” tutur Dianus Y. Youw.
Atas kejadian ini, lanjut Dianus, pihak keluarga korban akan melaporkan ke Polres Nabire Senin (7/10) ini.
Tinggalkan Komentar