Sekretaris Kampung Manunggal Jaya Distrik Makimi Mempertanyakan Data Masyarakat Terkait Pembagian BLSM Di Nabire
Sekretaris Kampung Manunggal Jaya (SP 4 red) Distrik Makimi, Weldelinus Bere mempertanyakan darimana Kantor Pos dan Giro Nabire mendapatkan data nama-nama masyarakat yang berhak mendapatkan dana Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM) tahun 2013. Sebab selaku sekretaris kampung dirinya tidak pernah memberikan data masyarakat kepada pihak Kantor Pos.
“Kalau itu data nama-nama dari pihak pemerintah kampung, kenapa ada masyarakat kami yang tidak menerima BLSM tahun 2013. Secara tegas kami nyatakan itu data BLSM bukan dari pemerintah kampung dan itu data sepihak yang hanya membuat keributan antara masyarakat yang dapat dan tidak dapat di kampung saja,” tutur Weldelinus Bere, Minggu (29/9) di Kampung Makimi.
Pihak Kantor Pos diharapkan siap menerima data masyarakat tambahan yang akan diajukan oleh pemerintah kampong. Sehingga tidak menimbulkan masalah antara masyarakat di kampong. Yakni antara masyarakat penerima BLSM dan juga masyarakat yang tidak menerima BLSM yang sedang dibagikan.
Ditambahkannya, ada lagi masyarakat yang jelas–jelas punya kartu BLSM namun pada saat pembagian BLSM di kampung tidak ada. Dirinya menyarankan untuk ke Kantor Pos agar bisa menerima dana tersebut. Tetapi di Kantor Pos yang bersangkutan dimintai foto Kopy KTP dan juga kartu keluarga.
Hal ini terjadi pada salah seorang warga Kampung Manunggal Jaya atas nama Daniel Moruk yang hingga kini belum menerima dana BLSM. Karena saat mau mengambil dana BLSM di Kantor Pos yang bersangkutan tidak mengambil foto kopy KTP dan Kartu Keluarga (KK). “Untuk itu kira–kira siapa yang akan mengambil dana tersebut ?” tanyanya.
Pihaknya berharap data BLSM yang ada saat ini harus ditambah lagi agar tidak menimbulkan perasaan-perasaan yang tidak enak antara sesama masyarakat kampong. Dan kedepannya semua mempunyai kewajiban dan hak yang sama di mata pemerintah untuk mendapatkan perhatian pelayanan dari bantuan-bantuan yang diberikan pemerintah.
Sementara itu, di Kampung Makimi ada kurang lebih 30-an warga masyarakat yang tidak mendapatkan bantuan dana BLSM. Karena dari data tidak tercantum nama–nama mereka. Ada salah seorang warga yang tidak mempunyai nama, tetapi diberikan rekomendasi dirinya datang ke Kantor Pos untuk menerima dana BLSM. Namun setelah dicek benar yang bersangkutan tidak ada nama penerima BLSM tahun 2013 yang sedang dibagikan.
Sementara menurut penjelasan Manajer Sumber Daya Manusia & Sarana kantor Pos Nabire, Junaedi Nur, “Data penerima BLSM yang diterima kantor Pos saat ini berasal dari Tim Program Nasional Percepatan Pemberantasan Kemiskinan (PNP2K) serta kementerian sosial, terkait permasalahan data, kantor Pos tidak tahu menahu karena tugas kantor Pos hanya mendistribusikannya saja, terkait data, bisa langsung ditanyakan langsung di kementerian sosial atau Badan Pusat Statistik.”
(Sumber : Papuaposnabire)





Tinggalkan Komentar