Toko Angkasa Teknik & Hasjrat Abadi Nabire Hampir Dilalap Si Jago Merah
Toko Angkasa Teknik yang beralamat di Jalan R. E. Martadinata, samping Kantor PT. Hasjrat Abadi, hampir saja dilalap si jago merah pada hari kamis (26/9). Jika api yang menyala tidak cepat dikendalikan dan dipadamkan oleh para karyawan PT. Hasjrat Abadi Nabire, maka toko tersebut akan dilalap si jago merah.
Api yang menyala berawal dari lahan kosong milik PT. Hasjrat Abadi Nabire yang berada tepat disamping Toko Angkasa Teknik. Dan di lahan kosong tersebut hanya terdapat 3 bus yang sudah dalam kondisi rusak, dan merupakan kendaraan tarikan dari PT. Hasjrat Abadi, serta sampah-sampah kertas milik PT. Hasjrat Abadi Nabire.
Ketika dikonfirmasi terkait kebakaran tersebut, Kepala Cabang PT. Hasjrat Abadi, Kukuh Mujiarto mengatakan, api baru diketahui setelah pukul 10.00 WIT. Pada setiap hari Kamis, karyawan PT. Hasjrat Abadi Nabire melaksanakan kerja bakti dari jam 08.15 sampai jam 09.00 WIT. Kebetulan karyawan PT. Hasjrat Abadi Nabire melakukan kerja bakti di tanah tersebut, yang rencananya tahun depan akan dibuat Kantor Yamaha. Sehingga dari saat ini lahan tersebut harus sudah dibersihkan.
Ketika melakukan kerja bakti, para karyawan melakukan pembersihan terhadap sampah-sampah kertas yang berserakan yang ada di lahan tersebut, kemudian membakarnya, sehingga terlihat semakin bersih. Setelah melakukan pembersihan terhadap sampah-sampah tersebut, para karyawan kembali bekerja seperti hari-hari biasa.
Berselang satu jam lebih, kemungkinan api bekas pembakaran sampah tersebutlah yang membuat api semakin besar dan merembet ke garasi tempat penyimpanan 3 buah bus yang sudah rusak. Yang kebetulan dindingnya bersebelahan dengan Toko Angkasa Teknik. Namun dengan sigap dan cepat para karyawan PT. Hasjrat Abadi langsung melakukan pemadaman dan api langsung bisa dikendalikan oleh para karyawan PT. Hasjrat Abadi. Sehingga tidak merembet ke tempat lain.
Selain itu, setelah diketahui adanya kebakaran, dirinya langsung menelepon dan melapor ke pemadam kebakaran. Namun mobil pemadam kebakaran baru datang setelah api sudah dikendalikan dan dipadamkan oleh para karyawan PT. Hasjrat Abadi Nabire.
Dalam kebakaran tersebut tidak ada kerugian apa-apa yang dialami PT. Hasjrat Abadi Nabire. Karena, tempat kejadian kebakaran hanya merupakan lahan yang masih kosong dan hanya dipenuhi sampah.
(Sumber : Papuaposnabire)





Tinggalkan Komentar