Pelaku Penembakan Di Puncak Jaya Papua Masih Remaja & Anak Buah Goliath Tabuni
Kepolisian Papua menuding kelompok sipil bersenjata pimpinan Goliat Tabuni sebagai pelaku penembakan iring-iringan mobil pembawa sembako beberapa hari lalu.
Juru bicara Polda Papua, Sulistyo Pudjo Hartono menuturkan pelaku penembakan diperkirakan 5 orang, dengan usia dibawah umur, sekitar 15-16 tahun.
“Dari kepolisian telah mendapatkan keterangan-keterangan bahwa pelakunya itu, dari kelompok tertentu, dari Tingginambut. Kemudian kelompok tertentu itu memiliki niat yang untuk mengganggu transportasi ya, dari Wamena maupun sebaliknya. Yang intinya kalau transportasi terganggu, tentu saja pembangunan di Kota Mulia ataupun Mulia terganggu,” ungkapnya.
Sebelumnya, sopir pengangkut sembako, Ali Mangalik tewas ditembak orang tak dikenal, saat sedang mengendarai mobil yang berangkat dari Wamena menuju Mulia. Kejadian tersebut berlangsung singkat. Mobil Ali dihadang, dan langsung ditembaki. Akibat penembakan tersebut, sopir naas tertembak pada bagian kepala dan tewas di tempat.
Selama ini pendistribusian sembako dan juga keperluan lainnya bagi warga setempat, juga dilakukan dengan kendaraan roda empat, dari Wamena menuju Mulia. Perjalanan itu memakan waktu sekitar 10 jam. Biasanya pendistribusian sembako itu dilakukan dengan iring-iringan lebih dari 40-an mobil.
(Sumber : KBR68H)






Tinggalkan Komentar