News & Info
Home » Blog » Masih Banyak Tempat Terpencil Yang Sulit Dijangkau Di Dogiyai

Masih Banyak Tempat Terpencil Yang Sulit Dijangkau Di Dogiyai

Kabupaten Dogiyai yang masih berumur bayi, membutuhkan biaya khusus untuk daerah terpencil. Karena Kabupaten Dogiyai masih ada daerah terpencil yang sulit dijangkau. Hanya bisa dijangkau dengan menggunakan sarana pesawat udara. Demikian dikatakan Wakil Bupati Dogiyai, Herman Auwe,S.Ip, Rabu (18/9), di kediamannya.

Dikatakan, untuk melakukan pelayanan pemerintahan terhadap masyarakat terpencil ini, membutuhkan biaya cukup besar. Dana diprioritaskan guna percepatan pembangunan di daerah terpencil di Kabupaten Dogiyai. Hal ini terbukti ketika kunjangan kerja Bupati Dan Wakil Bupati Dogiyai di Distrik Sukikai Selatan, belum lama ini.

“Kami ke Sukikai Selatan dalam Kunjer tahunan oleh Bupati Dan Wakil Bupati Dogiyai. Kami harus menyewa helikpter dengan biaya yang cukup besar. Padahal dalam penyediaan anggaran perjalanan Kunker ke daerah dana terbatas,” jelas Auwe.

Lanjut Auwe, Kunker kepala daerah ke daerah terpencil ini menjadi sangat penting. Karena dapat mendengarkan langsung keluhan masyarakat di sana dan menjaring aspirasi kebutuhan pembangunan daerah terbatas. Karena biaya stransportasi ke daerah terpencil ini membutuhkan dana yang cukup besar.

Lanjut Auwe, pembangunan belum bias merata karena pemerataan pembangunan daerah terpencil masih jauh dari harapan.  Sebab, selain membangun infrastruktur jalan di daerah pedalaman masih jauh dari layak.

Ia juga mengiginkan ada support dana yang besar oleh pemerintah provinsi maupun di pusat. Karena masyarakat di daerah terpencil ini pada umumnya sangat mendambakan pembangunan ke daerah yang layak.

“Kabupaten Dogiyai sangat luas dan memiliki daerah-daerah terpencil dengan jarak tempuh yang jauh, dan permintaan kebutuhan masyarakat sama. Yakni adanya pemerataan pembangunan. Namun ketersediaan dana untuk daerah terpencil ini sangat terbatas, sehingga sangat mempengarui pemerintah Kabupaten Dogiyai dalam menyentuh pembangunan daerah,” kata wakil bupati.

Lanjutnya, Kabupaten Dogiyai masih ada daerah yang perlu penanganan serius baik pembangunan fisik maupun non fisik atau pembinaan langsung ke masyarakat, dengan demikian masyarakat merasa diperhatikan. Dirinya sangat prihatin melihat masyarakat terpencil di sana. Karena mereka meminta perhatian serius, namun keterbatasan pembiayaan daerah terpencil ini menjadi kendala utama dalam menjangkau daerah terpencil di Kabupaten Dogiyai.

Ia berharap pemerintah Provinsi Papua dan pusat, dalam pembagian anggaran perlu ada perhatian serius.  Terutama pada pembagian dana otonomi di Papua. Karena Dogiyai yang termasuk kabupaten devinitif ini membutuhkan dana yang besar untuk percepatan pembangunan untuk daerah terpencil.

“Karena Dogiyai masih banyak yang perlu diperhatikan serius, baik sarana kesehatan, pendidikan, jalan dan yang lainnya. Khusunya daerah pedalaman menjadi prioritas demi kesejahteraan masyarakat di Dogiyai,” jelasnya.

(Sumber : Papuaposnabire)

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.