Pemerintah Kabupaten Raja Ampat, Senin (16/9) kemarin secara resmi membuka pendaftaran CPNS formasi tahun 2013 yang menyediakan 220 lowongan dengan rincian, tenaga guru 121 orang, tenaga kesehatan 77 orang dan tenaga teknis lainnya 22 orang.
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Raja Ampat, Samgar Sosir,SSos,MH menjelaskan, penerimaan CPNS di Kabupaten Raja Ampat berdasarkan Surat Keputusan Menetri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi nomor : R/209.F/M.PAN-RB/08/1213, tentang persetujuan rincian formasi CPNS daerah Kabupaten Raja Ampat yang mendapat formasi 220 orang untuk pelamar umum.
Mengenai persyaratan pendaftaran CPNS, Samgar mengatakan sudah diinformasikan melalui pengumuman yang ditempelkan di kantor BKD, salah satunya lulusan universitas swasta harus menunjukkan akreÂditasinya dari BAN-PT. “Kalau tidak menunjukkan, kami tidak akan menerima berkasnya,’ tegas Samgar.
Suasana hari pertama penerimaan CPNS di Kabupaten Raja Ampat, kantor BKD dipadati pelamar hendak mendaftar CPNS. Terlihat ada yang datang hanya mengecek persyaratan pelamaran, tak sedikit pula yang datang memasukkan berkasnya. Begitupula di kantor Dinas Tenaga Kerja, ratusan pelamar dengan sabar menanti namanya dipanggil untuk menerima kartu tanda pencari kerja (Kartu kuning) yang merupakan salah satu persyaratan yang harus dilampirkan pelamar yang mendaftar CPNS. Bahkan saking banyaknya pelamar, staf Disnaker terpaksa rela melayani sampai pukul 17.00 WIT sore hari.
Sementara itu, Pemkab Maybrat juga mulai menerima pendaftaran CPNS, yang mana untuk formasi tahun 2013 ini, Pemkab Maybrat membuka formasi lowongan CPNS untuk kategori formasi umum dan kategori formasi khusus (K2) honorer.
Asisten bidang administrasi umum Setdakab Maybrat, Naomi N. Howay,SKM,MKes kepada Radar Sorong via ponsel, Senin kemarin mengatakan, dalam Rakernas Kemenpan & RB Juli lalu yang dihadiri pihaknya mewakili Bupati, bersama Kepala BKD, telah dijelaskan tentang formasi K2 (honorer) dan formasi umum, yang mulai hari ini dibuka pendaftarannya di Maybrat.
Ditegaskannya, dan rekrutmen CPNS ini tidak ada intervensi dari Kepala Daerah karena kuotanya ditetapkan oleh Kemenpan & RB yang dikhususkan kepada tenaga-tenaga fungsional, seperti guru, tenaga kesehatan, tenaga fungsional lainnya seperti pertanian, perikanan, pariwisata dan sebagainya.
“Kabupaten Maybrat mendapatkan formasi kalau tidak salah sebanyak 226 untuk formasi umum,” kata Naomi Howay sembari mengatakan, jumlah pastinya Kepala BKD yang lebih tahu. Sementara untuk penerimaan CPNS formasi khusus tenaga honorer, Pemkab Maybrat mendapatkan formasi lebih dari 200-an yang akan diterima.
“Khusus untuk K2 itu sudah dilakukan verifikasi pemberkasan oleh BKD, jadi mereka tinggal dipanggil untuk mengambil nomor tes,” terang Naomi.
Ditambahkannya, pembukaan pendaftaran CPNS untuk formasi umum, berlangsung selama tiga hari, dan serentak dilangsungkan di 4 Kabupaten se-Papua Barat yang mendapatkan alokasi penerimaan CPNS formasi umum tahun 2013 ini. Disinggung kemungkinan adanya praktek calo CPNS, Asisten III Setdakab Maybrat ini menegaskan, jika hal itu tidak akan mungkin terjadi karena pihaknya akan mengawasi langsung jalannya seleksi hingga pengumuman hasil.
“kita akan bekerja professional, sedangkan soal ada prioritas untuk untuk putra daerah, itu kembali kepada kebijakan Kepala Daerah. Kita sama-sama orang Maybrat, jadi kita mau bikin calo untuk siapa,” tegasnya.
Menurutnya, ada formasi-formasi tertentu yang dibutuhkan di Maybrat seperti dokter spesialis, magister pertambangan dan lainnya, yang realitasnya jarang orang Maybrat memenuhi kualifikasi CPNS yang dibutuhkan tersebut.
“Jadi mumpung ada mereka orang luar yang mau datang bekerja di Kabupaten Maybrat, kita harus bersyukur dan harus terima mereka. Karena jika kita tidak menerima mereka, lalu kita sendiri tidak ada SDM yang siap di bidang-bidang tersebut, maka kita akan rugi, kareÂna kita kembalikan peluang ini ke pusat,” pungkasnya.
Tinggalkan Komentar