News & Info
Home » Blog » Persipura Pupus Ambisi Persib Jadi Runner Up ISL, Arema Hantar Persidafon Degradasi Ke Divisi Utama

Persipura Pupus Ambisi Persib Jadi Runner Up ISL, Arema Hantar Persidafon Degradasi Ke Divisi Utama

Persipura Jayapura tetap serius menjalani sisa pertandingan Liga Super Indonesia (ISL) meski sejak beberapa pekan lalu memastikan gelar juara.

Tim Mutiara Hitam berhasil mengalahkan tamunya, Persib Bandung, yang sedang berjuang merebut posisi runner up ISL 2013 di Stadion Mandala, Rabu (11/9/13). Sempat bermain imbang tanpa gol di babak pertama, Tinus Pae mencetak gol tunggal pada laga tersebut.

Persipura tetap memasang pemain terbaiknya, Patrich Wanggai dan Boaz Solossa di lini depan. Mutiara Hitam terus berusaha membantu Boaz untuk mempertahankan posisinya di puncak klasemen pencetak gol ISL.

Di kubu tamu, Pelatih Djadjang Nurdjaman juga menurunkan pesaing terdekat Boaz, yakni Serginho van Dijk. Pemain Timnas Indonesia kelahiran Belanda itu didukung Hilton Moreira dan Kenji Adachihara.

Tuan rumah tancap gas sejak peluit awal ditiup. Penguasaan bola pun ada di kaki para pemain Persipura.

Namun memasuki menit ke-25, Persib mulai bisa mempertahankan ritme permainan. Pada menit ke-33, Van Dijk berhasil menembus kotak penalti lawan, namun ia tak mampu melepaskan diri dari kawalan Bio Pauline. Enam menit kemudian, tendangan Kenji berhasil ditepis Yoo Jae Hoon.

Persipura menciptakan peluang berbahaya di dua menit akhir laga. Sontekan Kabes dari dalam kotak penalti bisa digagalkan kiper I Made Wirawan, sementara tendangan Wanggai masih menyamping. Babak pertama usai, kedudukan masih imbang tanpa gol.

Di babak kedua, Persipura berhasil mencuri gol pada menit ke-45. Gol dicetak lewat sundulan Tinus Pae, memanfaatkan sepak pojok.

Persib langsung merespon gol tersebut dengan pergantian pemain. Kenji keluar digantikan Atep pada menit ke-60. Upaya ini belum berhasil. Persipura masih terlalu rapat bagi para penyerang Persib.

Enam menit jelang laga usai, pemain bertahan Persib, Asri Akbar, digantikan gelandang serang Mbida Messi. Namun meski intensitas serangan Maung Bandung meningkat, tak ada gol tambahan tercipta hingga laga usai. Pesipura menang 1-0.

Dengan hasil ini, Mutiara Hitam menambah perolehan poinnya menjadi 79 dari 33 laga, atau menyisakan satu laga. Sementara Persib tertahan di tempat ketiga dengan 60 poin dari 33 laga.

Posisi Persib rawan tergeser oleh peringkat keempat, Mitra Kukar, yang mengumpulkan 59 poin dari 32 laga.

Di tempat kedua ada Arema Indonesia dengan 63 poin dari 32 laga.

Sementara itu di tempat lain, Persidafon takluk 1-2 atas tamunya arema di stadion Barnabas Youwe Rabu 11 September 2013. Kekalahan dari Arema ini membuat Persidafon harus rela turun kasta ke Divisi Utama musim depan.

Bertindak sebagai tuan rumah, Gabus Sentani sempat mengejutkan tim tamu. Menit 9 selepas kick-off, Persidafon membuka keunggulan lebih dulu melalui gol yang dicetak Anis Nabar. Selepas gol tersebut, Arema kesulitan menyamakan kedudukan. Skor 1-0 untuk keunggulan Persidafon bertahan hingga turun minum.

Arema baru bisa menyamakan kedudukan pada menit 48 lewat Greg Nwokolo. Kedudukan 1-1 membuat tim yang bermarkas di Stadion Kanjuruhan itu kian bersemangat melancarkan tekanan ke jantung pertahanan Persidafon.

Hasilnya, Arema mampu membalikkan kedudukan menjadi 2-1. Gol kedua Arema diciptakan bomber veteran Cristian Gonzales di menit 61. Tidak ada gol tambahan tercipta dalam pertandingan itu hingga peluit panjang dibunyikan.

Kemenangan ini membuat Arema kokoh bertengger di peringkat 2 klasemen ISL dengan mengemas 66 poin dan menyisakan satu pertandingan. Poin maksimal yang bisa diraih Arema di akhir musim adalah 69 poin.

Sementara itu, Persidafon dipastikan terdegradasi. Tim asal Papua itu memperoleh 27 poin. Persidafon dipastikan turun kasta karena hanya mampu mendapatkan poin maksimal 30 dalam satu partai sisa.

 

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.