INFO PAPUA
Home » Blog » Tinggal Di Kampung & Berkebun Sebagai Budaya Kita

Tinggal Di Kampung & Berkebun Sebagai Budaya Kita

(Penulis, adalah Servius Kedepa, Ketua YLSM Pegunungan Tengah Papua Bagian Barat di Wilayah Meepago)

Paniai – Selama wabah covid-19 ini kita wajib menutup semua celah pintu masuk virus tersebut agar tidak terjadi penyesalan di kemudian hari, karena virus yang satu ini tidak pernah memilih golongan manusia.

Salah satunya dengan tetap tinggal di kampung dan berkebun karena itulah budaya kita, berkebun berbasis adat istiadat. Dengan berkebun, kita telah mengembalikan surga kecil di bumi yang selama ini hilang akibat ulah manusia.

Singkatnya, semua umat manusia di bumi ini adalah sama di depan mata Tuhan. Sepandai-pandai tupai melompat lompat dari pohon yang satu ke pohon yang lain dengan gayanya sendiri tetapi sekali kali bisa jatuh ke tanah juga. Inilah sebuah ketetapan dalam hukum alam yang tidak bisa dibantah oleh siapapun juga.

Hal itu semua adalah bagian sikap dan perlakuan bangsa-bangsa Barat yang sudah tahu hukum adat, pemerintah dan agama yang telah dan sedang perlakukan terhadap bangsa pribumi Papua Bagian Barat dari Sorong sampai Merauke sejak bangsa bangsa Barat termasuk pemerintah Indonesia mulai menginjak kaki mereka di tanah Papua hingga 1 Mei 2020 dan seterusnya.

Penulis, adalah Servius Kedepa, Ketua YLSM Pegunungan Tengah Papua Bagian Barat di Wilayah Meepago

[Nabire.Net/Demianus Bunai]

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

flyer tribal baru
previous arrow
next arrow