INFO PAPUA
Home » Blog » Masih Dibatasi, Pemerintah Papua Minta Kominfo Segera Buka Akses Internet

Masih Dibatasi, Pemerintah Papua Minta Kominfo Segera Buka Akses Internet

(Warga kecam Kominfo atas kebijakan pemblokiran internet di Papua)

Jayapura – Semenjak dibatasi 21 Agustus lalu, hingga saat ini belum diketahui pasti kapan jaringan internet di Papua akan diaktifkan kembali.

Akibat pembatasan tersebut, layanan pemerintahan di  Papua sangat terganggu. Hal tersebut disampaikan Asisten Bidan Perekonomian dan Kesra Sekda Papua, Muhammad Musaad di Jayapura, senin (26/08).

(Baca Juga : Cegah Hoax Dan Provokasi, Jaringan Internet Telkomsel Di Nabire Dimatikan)

Kata Musaad, pemprov Papua berharap agar pemerintah lebih selektif dalam membatasi internet di Papua, karena situasi Papua sudah kondusif.

Melansir Kantor Berita Antara, Musaad menuturkan bahwa aktivitas pemerintahan di Papua juga ikut terganggu sehingga mengganggu proses kegiatan pembangunan antara pemerintah dengan pihak-pihak yang terlibat.



Seperti diketahui, Kementerian Komunikasi & Informatika (Kominfo) RI membatasi layanan data telekomunikasi di Papua dan Papua Barat.

(Baca Juga : Kominfo RI Blokir Sementara Layanan Data Telekomunikasi Di Seluruh Papua)

Hal tersebut sesuai dengan keterangan dari Ferdinandus Setu selaku Plt Kepala Biro Humas Kemkominfo RI, yang diterima oleh Nabire.Net, rabu malam (21/08).

Dalam rilis pers tersebut, dijelaskan bahwa pemblokiran sementara yang dilakukan oleh Kominfo di Papua dan Papua Barat, bertujuan untuk mempercepat proses pemulihan situasi keamanan dan ketertiban di kedua provinsi tersebut.

(Baca Juga : Pemblokiran Internet Di Papua Tuai Kecaman Dari Warga Nabire Dan Berbagai Pihak)

Hal itu juga sudah dikoordinasikan dengan aparat penegak hukum dan instansi terkait. Sehingga mulai Rabu (21/08), Kominfo melakukan pemblokiran sementara layanan data telekomunikasi di Papua dan Papua Barat hingga situasi di tanah Papua kembali normal dan kondusif.

[Nabire.Net]


Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.