News & Info
Home Ā» Blog Ā» Korban Terakhir Berjumlah 18 Orang Akibat Kerusuhan Di GOR Kotalama Nabire

Korban Terakhir Berjumlah 18 Orang Akibat Kerusuhan Di GOR Kotalama Nabire

Informasi terakhir yang dilansir sudah 18 orang meninggal dunia akibat kerusuhan yang terjadi di Gedung olahraga Kotalama Nabire. Korban meninggal dan luka-luka dilarikan ke Rumah sakit Umum Daerah siriwini Nabire. Kami meralat berita yang sebelumnya tertulis 28 orang. Karena informasi yang didapat masih simpang siur sebelumnya.

Diantara korban, terdapat ibu-ibu dan anak-anak. Korban jiwa masih bisa bertambah akibat kejadian ini, dikarenakan kerusuhan terjadi di dalam gedung yang dipadati penonton.

Sampai informasi ini diturunkan Polisi dan petugas medis masih menyisir tempat kejadian perkara untuk mencari korban meninggal dan luka-luka.

Kerusuhan ini terjadi karena dilansir salah satu pihak dari suku Dani tidak terima dengan kekalahan petinju mereka di pertandingan tinju Bupati Cup Nabire, sehingga terjadi kekacauan dari mereka didalam Gedung Olahraga Nabire.

Aparat dari Kepolisian Resort Nabire, saat ini sedang berada di tempat kejadian perkara untuk mengatasi hal ini.

Sebelumnya diberitakan, Gedung Olahraga Nabire (GOR) Kotalama Dirusak massa Minggu malam (14/7). Kejadian tersebut terjadi saat berlangsungnya Kejuaraan Tinju Bupati Cup yang diadakan oleh Pertina Nabire.

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar

  • steidy
    15 Juli, 2013 08:37 pada 08:37

    Turut berduka sedalam dalamnya dan semoga ini menjadi pelajaran bagi masyarakat, peserta dan penyelenggara agar kedepannya hal seperti ini tdk terjadi lagi karena sangat sangat merugikan mengingat banyak korban jiwa… Salam damai saudaraku..

  • KETUM PERTINA SULSEL RYAN LATIEF
    15 Juli, 2013 01:52 pada 01:52

    ATAS NAMA KETUM PERTINA SULSEL DAN SELURUH PENGURUS PERTINA SULSEL DAN ,MASYARAKAT SULSEL TURUT BERDUKA CITA ATAS JATUHNYA KORBAN DALAM KEJUARAN TINJU DI KOTA NABIRE…ALLAH SWT MENYERTAI KITA SEMUA. AMIEN

  • Dale Sadli
    15 Juli, 2013 01:20 pada 01:20

    Kapan masyarakat Nabire bisa berubah, tahun 1980an saya pernah nonton tinju juga di GOR ini. yang kalah merasa tidak puas, pertandingan dilanjutkan di luar ring. Ricuuh…

    Salam,
    Mantan penduduk Nabire 1980an

  • ivan
    15 Juli, 2013 01:06 pada 01:06

    tuhar, kenapa bisa begini, aoh kasin anak2 kecil dan ibu2, Tuhan e tolong jgn hancurkan nabireku

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.