Setelah Mendapat Kecaman, Baliho ‘Diatas Telapak Kaki Otto Geisler’ Di Pantai Nabire Sudah Tak Terlihat Lagi
Baliho yang terpasang di Pantai Nabire dan mendapat kecaman sejumlah warga Nabire, akhirnya sudah tidak terlihat lagi di Pantai Nabire. Saat melakukan pengecekan minggu pagi (12/11), baliho yang terpasang di pohon tersebut sudah tak terlihat.
Belum diketahui jelas, siapa yang menurunkan baliho tersebut, namun pemasangan baliho tersebut sempat mendapat reaksi miring sejumlah warga Nabire.
(Baca Juga : Sejumlah Warga Nabire Geram Dengan Isi Baliho Ini)
Seperti diketahui, tiga paragraf pertama dari baliho yang dipajang tersebut isinya dianggap berlebihan dan kurang pantas untuk dipajang, apalagi nama tokoh yang disandingkan dalam isi tulisan itu adalah dua orang tokoh yang membawa masuk injil pertama kali di Papua. Kedua tokoh tersebut adalah Carl Ottow dan Johan Geissler atau sering disingkat Ottow Geissler.

Isi Baliho yang terpajang di Pantai Nabire tersebut bertuliskan “Di Atas Telapak Kaki Otto Geissler Terlukis Indah Nama Bpk. ISAIAS DOUW Untuk Menerima Amanat Dari Yang Maha Kuasa Agar Mengantarkan Umatnya Di Kota Nabire memasuki Pintu Gerbang Emas Di Dalam Bingkai NKRI Tanpa Membedakan Agama, Suku, Ras, Golongan Di Dalam Kekuatan BHINEKA TUNGGAL IKA Memperkokoh Kedaulatan NKRI”.
Yang dipertanyakan sejumlah warga adalah isi Baliho yang bertuliskan “Di Atas Telapak Kaki Otto Geissler Terlukis Indah Nama Bpk. ISAIAS DOUW…..”.
Kalimat tersebut bisa menjadi mispersepsi bagi warga, dari sudut pandang mana warga menilainya.
Salah seorang warga yang tak ingin disebutkan namanya mempertanyakan isi baliho tersebut. Dan menanyakan apa maksud kalimat “Di Atas Telapak Kaki Otto Geissler Terlukis Indah Nama Bpk. ISAIAS DOUW…..”.
“Apa benar diatas telapak kaki Ottow & Geissler terlukis nama Bapak Isaias Douw ? Kalau tidak, apa maksud isi baliho tersebut ? Kalau memang bahasa kiasan, apa pantas disandingkan dengan nama penginjil yang sangat dihormati di Papua, Ottow & Geissler ?”, ungkapnya.
Menurutnya, pembuat baliho tersebut tidak bijaksana dan tidak pantas membuat baliho seperti itu.
Hingga kini, belum diketahui jelas siapa pembuat baliho tersebut.
[Nabire.Net]






Tinggalkan Komentar