WWF Dukung Pengelolaan Taman Nasional Teluk Cenderawasih Nabire
Salah satu dukungan WWF Indonesia dalam optimalisasi Pengelolaan Kawasan Taman Nasional Teluk Cenderawasih (TNTC) adalah kegiatan peningkatan pengetahua dan penggalangan partisipasi masyarakat di dalam dan di sekitar kawasan TNTC. Guna memastikan kegiatan dimaksud dapat berjalan efektif dan tepat sasaran, diperlukan strategi-strategi yang tepat sehingga mampu menjawab isu-isu dan tantangan yang ada terkait dengan interaksi antara manusia dengan sumber daya alam yang ada di Kawasan TNTC.
Whale Shark (hiu paus) merupakan salah satu hewan kharismatik dan menarik perhatian dunia dimana sangat mudah ditemukan diperairan TNTC khususnya Kampung Kwatisore dan sekitarnya.
Mengingat pentingnya upaya pelestarian dan pemanfaatan Hiu Paus di dalam kawasan TNTC, serta sebagai tindak lanjut dari rangkaian Workshop Penyusunan Strategi Komunikasi dalam rangka mendukung Pengelolaan TNTC, WWF Indonesia bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Nabire, Balai Besar TNTC, dan didukung oleh beberapa Lembaga Konservasi di Bentang Laut Kepala Burung (Bird Head Seascape), dilaksanakan kegiatan Workshop Inisiasi Penyusunan Desain dan Strategi Kampanye Kebanggaan Gurano Bintang (Whale Shark Pride Campaign) di dalam Kawasan TNTC.
Adapun tujuan Workshop inisiasi ini adalah untuk membangun persepsi yang sama dari para Pihak dalam mengembangkan kegiatan kampanye kebanggan Gurano Bintang di dalam Kawasan TNTC serta menyusun dan menyepakati tujuan, tahapan, strategi dan pelaksana dari kegiatan kampanye kebanggan Gurano Bintang di dalam Kawasan TNTC.
Adapun kegiatan Workshop ini dilaksanakan selama 2 (dua) hari yakni tanggal 31 Mei sampai dengan 1 Juni 2013 di Aula Bappeda Kab. Nabire.
Demikian diungkapkan oleh Aswadi Hamid sebagai Prakata Pembuka Master of Ceremony (MC) dalam kegiatan Pembukaan Workshop Inisiasi Penyusunan Desain dan Strategi Whale Shark Pride Campaign di dalam Kawasan TNTC di Aula Bappeda (Jum’at, 31/5/2013)
Workshop Inisiasi Penyusunan Desain dan Strategi Whale Shark Pride Campaign di dalam Kawasan TNTC yang dibuka secara Resmi oleh Asisten Bidang Administrasi Umum SETDA Nabire (Asisten II), Pieter Erari, SE. M.Si, mewakili Pemerintah Kabupaten Nabire,dalam pembukaannya oleh diantaranya Kepala Bidang Pengelolaan Taman Nasional Wilayah I Nabire-BBTNTC yang di wakili oleh Kepala Seksi Pengelolaan Taman Nasional Wilayah I Kwatisore, Arijan Prasodjo, S.Hut, Project Leader WWF-TNTC, Benny Ahadian Noor, S.Hut, Kepala Bappeda Kab. Nabire yang diwakili oleh Sekretaris Bappeda, Fatmawati, SSTP, Ketua Tim Kerja Pengelolaan Terpadu Wilayah Nabire yang di wakili oleh Ir. Yan Maruanaya, M.Si.
Sementara itu dalam sambutannya, Asiisten II Setda Kabupaten Nabire Pieter Erari, SE. M.Si mengungkapkan akan banyaknya Potensi yang dimiliki oleh Kabupaten Nabire, khususnya potensi di perairan laut yang harus diangkat dan dipromosikan ke luar Nabire, baik ditingkat Daerah, Nasional maupun Internasional. Salah satunya dengan keberadaan Hiu Paus yang ada di Kampung Kwatisore.
“Kami selaku Pemerintah Daerah akan terus mendurung Optimalisasi Pengelolaan Taman Nasional Teluk Cenderawasih Wilayah Nabire sesuai dengan Nota Kesepakatan Bersama (MoU) yang telah ditandatangani pada tanggal 27 Maret 2013 lalu antara Pemerintah Kabupaten Nabire, Balai Besar Taman Nasional Teluk Cenderawasih dan Yayasan WWF Indonesia ” ungkap Pieter Erari.
Katanya, dalam Pengelolaan TNTC diperlukan dukungan dan peran serta semua Pihak, baik itu SKPD, Lembaga Adat, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda, Tokoh Perempuan dan semua Pihak yang terkait, dan dapat di satukan dalam satu wadah komunikasi ataupun Tim Kerja Terpadu Pengelolaan TNTC Wilayah Nabire. Selain itu juga diperlukan Strategi komunikasi dan Strategi Kampanye Kebanggaan Hiu Paus yang harus disusun dan di desain sebaik mungkin agar tepat sasaran seperti yang akan dilaksanakan selama 2 hari ini ini.
Sementara itu Narasumber dalam kegiatan Workshop ini berasal dari WWF Indonesia, Cassandra Tania dan Indarwati Aminuddin, Conservation International Indonesia (CII) Raja Ampat, Wida Sulityaningrum, The Nature Conservancy (TNC) Raja Ampat, Dwi Aryo Handono dan Muhajir.
Sedangkan peserta Workshop Inisiasi Penyusunan Desain dan Strategi Whale Shark Pride Campaign di dalam Kawasan TNTC berasal dari Bappeda Kab. Nabire, BPTN Wilayah I Nabire – BBTNTC, Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Nabire, Badan Lingkungan Hidup kabupaten Nabire, Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Nabire, Klasis GKI Paniai, LMA Kabupaten Nabire, Universitas Satya Wiyata Mandala (USWIM), Papua Progress, dan media massa.
Ditempat terpisah Aswadi Hamid menjelaskan bahwa Workshop yang berlangsung selama 2 (dua) hari ini, menyampaikan materi tentang Gambaran Umum Program Pride Campaign, Teori Perubahan, Target Audience, Gambaran Umum Social Marketing, Membuat Key Massage, Rencana Pemasaran dan Penentuan Media Campaign dalam kurun waktu 2 (dua) tahun. Workshop berlangsung dengan lancar, aman, serius dan tertib serta memiliki kesepahaman untuk kampanye kebanggaan Hiu Paus yang ada dalam kawasan TNTC khususnya Perairan Kwatisore dengan menggunakan berbagai media yang ada.
Workshop Inisiasi Penyusunan Desain dan Strategi Whale Shark Pride Campaign di dalam Kawasan TNTC ditutup secara resmi pada hari Sabtu,1 Juni 2013 oleh Pihak Balai Besar Taman Nasional Teluk Cenderawasih, dalam hal ini Kepala Bidang Pengelolaan Taman Nasional Wilayah I Nabire yang diwakili oleh Kepala Seksi Pengelolaan Taman Nasional Wilayah I Kwatisore, Arijan Prasodjo, S.Hut.





Tinggalkan Komentar