Senyum semringah nampak di wajah ratusan mahasiswa Universitas Negeri Manado (Unima) asal Nabire yang akhirnya selesai dan dikukuhkan dalam upacara wisuda Magister (S2) dan Sarjana (S1), di gedung Auditorium Unima Manado, bersamaan dengan ribuan mahasiswa lainnya, kamis (09/07).
Upacara wisuda mahasiswa tersebut, dipimpin oleh Rektor Unima Philoteus Tuerah, dan nampak dihadiri juga oleh Bupati Minahasa Jantje Sajow yang bersamaan menghadiri wisuda magister anaknya. Selain itu, ada juga Mantan Bupati Nabire Isaias Dauw yang juga merupakan Wisudawan Magister.
Prosesi berlangsung hikmat, meski gedung Aula tersebut terlihat padat, setiap kelompok jurusan berdiri bersama saat nama fakultas mereka disebut, dan saat dipanggil mereka mulai mengantri untuk mengambil ijazah di depan dan disalami oleh para Dekan dan Rektor.
Dalam sambutannya, Rektor Unima Philoteus Tuerah mengatakan, bahwa ini merupakan kemajuan proses belajar mengajar, juga proses wisuda, merupakan keseimbangan input dan output.”Setiap tahun rata-rata ada 2-6 ribuan mahasiswa yang masuk di Unima, dan ada setiap tahun juga dilaksanan 4-5 kali wisuda, supaya berimbang,” ujarnya.
Tuerah juga meminta agar para wisudawan dan wisudawati untuk jangan menjadi pengangguran di lapangan, ataupun beban orang tua.”Akan lebih bagus jika orang tua menjadi beban untuk anda, istilahnya anya yang menanggung orang tua sekarang, bukan justru meminta biaya lagi ke orang tua,” katanya.
Sementara itu, Isaias Douw Mantan Bupati Nabire yang turut diwisuda program Magister mengatakan, sangat bangga bisa diwisuda, dan UNIMA sudah banyak membantu pendidikan di daerahnya
Ia menambahkan, pada tahun 2014 ada 183 orang dari Nabire yang lulus sarjana di Unima, dan tahun ini ada 113 orang Nabire yang lulus Magister.
“Unima sangat membantu di papua, kusunya nabire, dan semua yang meneruskan studi dibiayai oleh pemerintah Nabire, supaya kedepan Nabire jadi sama dengan daerah lain,” jelasnya.
Tinggalkan Komentar