Warga gereja Kingmi di tanah papua, selasa 13 januari 2015 memperingati hari ulang tahun ke-76 tahun injil empat berganda masuk di Pegunungan Tengah Papua dalam suatu ibadah syukur dipusatkan di gereja Kingmi jemaat Maranatha Karang Tumaritis Nabire.
Pendeta Noakh Nawipa dalam khotbah peringatan hari ulang tahun ke 76 tahun masuknya injil empat berganda di tanah Papua mengemukakan pandanglah ladang sekitarmu yang sudah menguning siap untuk dituai di padang.
Dikatakan, setiap orang menggunakan sabitnya masing masing yaitu menurut kemampuan atau talentanya yang telah di karuniakan Tuhan. Ditegaskan musim menuai atau memanen adalah masa kini dan jangan ditunda lagi.
Pendeta Noakh mengungkapkan, para penabur benih firman telah bekerja dengan susah payah dengan harapan ada jiwa-jiwa yang dapat digerakkan dan masuk sorga.
Pertanyaan apakah diusia yang ke 76 tahun injil masuk di pegunungan tanah papua adakah jiwa yang sudah di menangkan, sementara menyingkapi peringatan ladang telah menguning tuailah bersama dalam kasih.
Pendeta Noakh mengajak umat Kingmi untuk memaknai momentum hari ulang tahun injil empat berganda masuk di tanah Papua khususnya di Enarotali, agar dapat melayani pekerjaan Tuhan dapat meningkatkan kemampuan dan talenta setiap jemaat dalam kehidupan secara bersama sama dengan kasih, lemah lembut, dan pengucapan syukur .
Peringatan hari ulang tahun ke-76 tahun injil empat berganda masuk di tanah Papua, 13 januari 2015, sehari sebelumnya juga sudah dimulai oleh Panitia dengan pawai bersama di kota Nabire.
Tinggalkan Komentar