News & Info
Home » Blog » Proses Belajar Mengajar di SD YPK Yaur Tak Berjalan 3 Bulan

Proses Belajar Mengajar di SD YPK Yaur Tak Berjalan 3 Bulan

Proses belajar mengajar di Sekolah Dasar (SD) Yayasan Persekolahan Kristen (YPK)  Immanuel Kwatisore, Distrik Yaur Kabupaten Nabire tidak berjalan selama tiga bulan sejak awal tahun 2013. Para guru pengajar di kampung itu telah pergi ke kota meninggalkan sekolah. Akibatnya, para murid terlantar dan orang tua murid telah siap tutup sekolah itu.

Demikian dikatakan, Sekretaris Distrik Yaur, Levina Nirwari di Nabire, Kamis, (28/3/13) di Nabire.

“Pihak distrik telah melaporkan hal ini kepada Dinas Pendidikan  Nabire. Tapi, saat kami mengantar surat laporan ke Dinas Pendidikan, pejabat kepala dinas keluar daerah. Kami sudah titip suratnya. Sebelumnya, warga juga telah melaporkan hal ini ke dinas,”katanya.

Kata, dia atas kondisi ini ia telah melaporkan kepada Bupati Nabire, Isaias Douw pada saat pembukaan Musyawarah Rencana Pembangunan Daerah (Musrembangda) Kabupaten Nabire pada Selasa, 26 Maret 2013 lalu di aula Guest House.

“Saat itu karena dinas terkait juga ada di ruangan dan bupati telah perintahkan untuk segera mengecek. Bupati juga perintah kepada Kepala Dinas Perhubungan untuk menyediakan satu buah speedboad untuk warga Kwatisore untuk kepentingan pemantauan hiu paus dan sekaligus bisa dimanfaatkan oleh para guru di sana,”katanya.

Ia meminta dinas terkait dan pihak Yayasan YPK segera tangani masalah. “Kami harap dinas terkait dan pihak yayasan segera tangani masalah ini. Cari guru-guru itu dan diberi sangsi. Mereka ini adalah anak-anak asli pesisir, tapi mereka malas. Mereka baku rampas dana BOS saja,”kata dia prihatin

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.