Peringatan Dies Natalis USWIM Nabire Yang Ke 10
Kehadiran Universitas Satya Wiyata Mandala (USWIM) Nabire ibarat usia anak Sekolah Dasar (SD). Karena UWIM dapat ijin dari Menteri Pendidikan pada tanggal 6 September 2004. Sehingga pada tanggal 6 September 2014 USWIM Nabire baru berusia 10 tahun yang ditandai dengan Dies Natalis yang pertama kali semenjak hadirnya USWIM.
Namun ketika kita telusuri perjalanan hadirnya lembaga perguruan tinggi di Kabupaten Paniai hingga kini Kabupaten Nabire, tentunya Akademi Administrasi Pembangunan (AAP) semenjak era akhir tahun 80-an yang kemudian berganti nama lagi pada tahun 1998 menjadi Sekolah Tinggi Administrasi (STA) kala itu dijabat oleh (alm) J. B. Surono dan kemudian dijabat lagi oleh Drs. M. Laleb.
Tidak berhenti sampai disitu, pada akhir tahun 2000–an pihak STIA dan yayasan diajak oleh Kopertis untuk berpikir sekolah tinggi yang mempunyai jurusan eksakta. Akhirnya pada tahun 2002 dibuka STIPER dan pada tahun 2003 tim kembali untuk mengurus adanya perguruan tinggi yang harus berskala universitas. Sehingga perjuangan dan pergumulan tersebut dijawab oleh MenteriPendidikan dan Pengajaran pada tanggal 6 September 2004 menjadi USWIM.
Sehingga semua orang yang mempunyai jasa semenjak AAP hingga USWIM saat ini perlu dikenang oleh semua pihak. Terutama di kalangan Kampus USWIM Nabire. Karena dari buah pikiran dan perjuangan mereka kini kita telah melanjutkan tongkat estafet di kalangan Papua Tengah dalam menjawab akan kebutuhan SDM yang siap pakai.
“Selaku Rektor USWIM yang baru akan berupaya untuk mengabadikan semua mantan pemimpin semenjak AAP hingga USWIM agar semuanya dapat dikenang,” kata Rektor USWIM Nabire. Drs. Petrus Izaach Suripatty, M.Si kepada Papuapos Nabire, Kamis (11/9) di ruangan kerjanya.
Dirinya selaku rektor ketiga setelah hadirnya USWIM Nabire, bukan orang baru di jajaran USWIM. Namun pada tahun 1996 dirinya sudah datang di Nabire tetapi belum menetap kala itu masih AAP. Karena pada tahun 1998 diangkat menjadi pembantu ketua III bidang kemahasiswaan saat adanya STIA.
Karena selaku orang yang banyak bergerak di bidang gereja dan LSM saat di kampung halaman Maluku, dirinya terus didatangi pihak Kopertis dan meminta dirinya ke Nabire untuk ikut bersama teman–teman dosen untuk memajukan dunia pendidikan di lembaga perguruan tinggi ini.
“Sehingga saya menerima tawaran untuk ke Nabire Papua dengan pesan dari Kopertis, memang saudara lama berkecimpung di gereja dan LSM di Maluku, dan apa yang kau (P.I. Suripatty, red) buat di sini juga baik, akan tetapi lebih baik anda ke Papua untuk membantu saudara mu yang ada di sana akan lebih baik lagi,” tutur Suripatty.
Untuk itu semenjak hadinya USWIM tahun 2004 hingga pertengahan tahun 2014 dirinya menjabat Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP 10 tahun) USWIM Nabire dan kini kembali dipercayakan menjabat Rektor USWIM Nabire, kirannya dengan kebersamaan yang harmonis kita akan bangun USWIM sebagai lembaga yang memberikan kontribusi bagi pemerintah dan masyarakat.
(Papuaposnabire)






Tinggalkan Komentar