Sebagai wujud keprihatinan dan kepedulian gereja terhadap kaum kecil, lemah, miskin dan terpinggirkan, Keuskupan Timika melalui komisi pengembangan sosial ekonomi telah menyerukan giat gerakan Credit Union di seluruh paroki di wilayah kegembalaan Keuskupan Timika. Program ini dilakukan dengan strategi 3M, yakni Melibatkan, Mengembangkan dan Mencerdaskan.
Paroki Kristus Raja Nabire yang merupakan bagian dari wilayah kegembalaan dari Keuskupan Timika, turut mengambil bagian dalam program ini. Pengurus inti Dewan Paroki sebagai team penggagas Credit Union. Program ini dideklarasikan pada tanggal 11 Oktober 2013 di Paroki Kristus Raja Nabire yang diberi nama Solus Populi yang berarti Tempat Kesejahteraan.
“Credit Union Solus Populi dari proses awal sampai pada perkembangannya saat ini banyak mengalami suka dan duka serta dapat tantangan yang cukup berarti. Manakala diperhadapkan dengan berbagai macam persoalan, baik persoalan SDM, tenaga kerja, fasilitas dan tidak kalah pentingnya modal keuangan dan upaya meningkatkan kepercayaan umat akan integritas dan eksitensi dari gerakan Credit Union,” kata Ketua Dewan Paroki Kristus Raja Nabire, Matheus Matruty, S.Sos pada pembukaan Pendidikan Dasar bagi anggota Credit Union Solus Populi Nabire, Sabtu lalu (19/07/2014).
Dalam ikatan team dengan memaknai semangat akan pengorbanan dalam setiap langkah dengan sabar dan penuh kasih demi meraih cita-cita untuk mewujudkan kesejahteraan bersama bagi seluruh umat dan masyarakat. Maka semangat gerakan Credit Union ini terus dan terus digalakan dengan berbagai macam cara.
Utamanya melalui pendidikan dan penyuluhan yang dilaksanakan di gereja dan di komunitas-komunitas basis Paroki Kristus Raja Nabire. Sehingga kini semangat yang sama terus digalakan dan dikobarkan oleh badan pengurus Credit Union Solus Populi dengan upaya meningkatkan profesionalisme pengurus dan anggotanya.
Sekedar info, Credit Union berasal dari Bahasa Latin yang berarti kumpulan/kesatuan yang juga berati mengikat diri dalam suatu kesatuan. Credit Union adalah badan usaha yang dimiliki sekumpulan orang yang saling percaya dalam ikatan pemersatu, yang bersepakat untuk menabungkan uang mereka. Sehingga menciptakan modal bersama untuk dipinjamkan di antara sesama dengan bunga yang layak untuk tujuan produktif dan kesejahteraan.
Sehingga prinsip utama dalam membangun Credit Union adalah tabungan hanya dapat diperoleh dari anggotanya secara swadaya. Pinjaman hanya diberikan kepada anggotanya saja dan jaminan terbaik si peminjam adalah watak si peminjam itu sendiri.
Dengan demikian perlu adanya pendidikan agar Credit Union akan berkembang melalui pendidikan dan tergantung dari pendidikan. Oleh karena itu setiap calon anggota (masyarakat) yang akan bergabung dengan CU wajib mengikuti pendidikan dasar. Karena tujuan pendidikan adalah untuk mengenal dan memperdalam seluk beluk Credit Union, penyamaan visi misi sebagai anggota Credit Union, perubahan–perubahan aspek mental, emosional, perubahan prinsip dan paradigma hidup.
Nice info….. Cm fotonya ada kekeliruan bro admin….. Ini Foto Gereja Katolik Kristus Sahabat Kita…di bukit Meriam …. Klo Gereja Katolik Kristus Raja yang di Sriwini…. Demikian..(y)
Ignatius Endar
Nice info….. Cm fotonya ada kekeliruan bro admin….. Ini Foto Gereja Katolik Kristus Sahabat Kita…di bukit Meriam …. Klo Gereja Katolik Kristus Raja yang di Sriwini…. Demikian..(y)
NABIRENET author
thanks koreksinya Bung