INFO NABIRE
Home » Blog » Kebakaran Rumah di Sanoba Nabire Diduga Dipicu Korsleting Listrik

Kebakaran Rumah di Sanoba Nabire Diduga Dipicu Korsleting Listrik

(Damkar Papua Tengah berusaha memadamkan api)
(Damkar Papua Tengah berusaha memadamkan api)

Nabire, 3 Juli 2026 – Sebuah rumah milik warga di kawasan Jalan Padat Karya, Kelurahan Sanoba, Kabupaten Nabire, Papua Tengah, dilanda kebakaran pada Jumat (3/7/2026) sekitar pukul 10.15 WIT. Dugaan sementara, api berasal dari korsleting listrik pada stop kontak yang berada di ruang tamu.

Korban dalam peristiwa tersebut diketahui bernama Heri Senandi (55), seorang wiraswasta yang berdomisili di Jalan Padat Karya, Sanoba.

Laporan kejadian diterima oleh Dinas Pemadam Kebakaran Provinsi Papua Tengah pada pukul 10.15 WIT dari pelapor M. Sule. Hanya berselang dua menit, tepat pukul 10.17 WIT, Regu II Damkar Papua Tengah langsung bergerak menuju lokasi menggunakan dua unit mobil pemadam berkapasitas 10.000 liter dan 5.000 liter.

Tim pemadam tiba di lokasi pada pukul 10.28 WIT dan segera melakukan upaya pemadaman serta evakuasi untuk mencegah api merambat ke bangunan di sekitar lokasi. Proses penanganan berlangsung hingga pukul 13.30 WIT.

Beruntung, tidak ada korban jiwa baik dari penghuni rumah, petugas pemadam, maupun relawan dalam kejadian tersebut.

Meski demikian, kebakaran mengakibatkan kerugian material berupa satu unit rumah beserta perabotan rumah tangga, dua unit motor, alat elektronik, berkas-berkas penting, hingga surat-surat gereja yang turut hangus terbakar.

Operasi penanganan dipimpin Danpos Damkar Papua Tengah Alex Dimara, didampingi Kasi Daniel Kayame dan Rolant Banggo, bersama anggota Regu II. Proses pemadaman juga mendapat dukungan personel cadangan serta pegawai Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Papua Tengah.

Penyebab pasti kebakaran masih dalam pendalaman, namun berdasarkan hasil awal di lapangan, api diduga dipicu korsleting listrik pada stop kontak di ruang tamu.

[Nabire.Net]

Post Related

Leave a Reply

Your email address will not be published.