INFO NABIRE
Home » Blog » Isaias Douw : Untuk Memberantas Kemiskinan, Pemerintah Berupaya Membuka Lapangan Kerja

Isaias Douw : Untuk Memberantas Kemiskinan, Pemerintah Berupaya Membuka Lapangan Kerja

111

Bupati Nabire, Isaias Douw, S.Sos, berujar bahwa untuk memberantas kemiskinan salah satu upaya yang harus dilakukan ialah membuka lapangan kerja. Dirinya melihat saat ini cukup banyak jumlah pengangguran yang bertumpuk di ibukota kabupaten mendorong pihaknya untuk berusaha memangkas angka pengangguran.

Saat ini pemerintah telah membuka ijin bagi pengolahan kelapa sawit di Kampung Sima, yang dapat menyerap jumlah tenaga kerja yang cukup banyak. Selain itu, setiap tahunnya pemeritah juga membuka penerimaan CPNS serta mengangkat pegawai honorer kategori I dan II.

“Demikian juga dengan anak – anak ataupun pemuda yang kesehariannya selalu di terminal Oyehe dan karang Tumaritis Nabire. Sehingga dalam agenda besar keagamaan kami selalu libatkan mereka dalam sejumlah kegiatan yang tentunya positif. Sebab kita telah megetahui bahwa teman – teman yang minum, habiskan waktu di terminal itu mereka bukan penjahat, mereka bukan tidak mampu kerja, tetapi mereka melakukan hal tersebut karena tidak ada kesempatan untuk mereka kerja,”ujarnya kepada Bintang Papua, Kamis (24/6).

Sejalan dengan pemikiran ini, bahwa UU Otsus yang berbicara tentang keaslian orang Papua dan agar menjadi tuan diatas negeri sendiri itulah yang melatarbelakangi perekrutan tenaga kerja terus didorong. Tetapi pada umumnya dalam perekrutan itu tidak memandang, suku, ras dan agama. Dalam perekrutan mengutamakan kasih sehingga tidak memandang entah orang Papua maupun pendatang semua orang Nabire dan semua ini sama dihadapan Tuhan, kata Bupati.

“Anak – anak yang biasa tinggal di terminal ini yang saya angkat pegawai. Karena saya tahu bahwa mereka bukan bujang tetapi mereka ini punya istri dan punya anak 2 hingga 3 orang dan mereka ada tunggu di rumah,” tutur Isaias.

Karena itu dirinya yakin bahwa mereka yang sering di terminal sekarang bukan lagi anak – anak yang dari Nabire tetapi mereka yang baru berdatangan dari daerah lain.

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.