INFO NABIRE
Home » Blog » Upacara Peringatan HUT Adhyaksa Ke 54 Di Nabire

Upacara Peringatan HUT Adhyaksa Ke 54 Di Nabire

jaksa

Puncak peringatan HUT ke-54 Bhakti Adhyaksa, dilaksanakan upacara di halaman Kantor Kejaksaan Negeri Nabire, Selasa (22/7) pukul 08.00 Wit. Upacara dipimpin Kepala Kejaksaan Negeri Nabire, T. Banjar Nahor, SH, yang diikuti puluhan pegawai Kejaksaan Negeri Nabire, para purna Adhyaksa dan anggota Ikatan Adhyaksa Dharmakarini Daerah Nabire. Cuaca yang begitu cerah, turut mengantar jalannya upacara berlangsung khidmat.

Amanat Jaksa Agung Republik Indonesia, Basrief Arief, yang dibacakan Kepala Kejaksaan Negeri Nabire, T. Banjar Nahor, SH mengatakan, untuk ketiga kalinya peringatan Hari Bhakti Adhyaksa dilaksanakan pada bulan ramadhan, bulan mulia, bulan penuh rahmah dan ampunan. Untuk itu dirinya mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa bagi yang menjalankannya. Semoga pesan-pesan ramadhan senantiasa tercermin dalam pelaksanaan tugas dan pengabdian di tengah-tengah masyarakat.

Peringatan Hari Bhakti Adhyaksa ke–54 tahun 2014 yang mengangkat Tema, “Melalui Peringatan Hari Bhakti Adhyaksa Tahun 2014 Kita Kobarkan Semangat Pengabdian Dalam Rangka Melayani Masyarakat Pencari Keadilan Untuk Tercapainya Kepastian Hukum Yang Berkemanfaatan.” Tema tersebut dirasakan tepat, mengingat tingkat kepercayaan masyarakat terhadap penegakan hukum masih rendah. Hal tersebut ditunjukkan dengan hasil survai beberapa lembaga yang menunjukkan tingkat kepuasan masyarakat terhadap penegakan hukum semakin menurun. Buruknya tingkat kepercayaan masyarakat terhadap penegakan hukum salah satu faktor penyebabnya adalah rendahnya integritas moral dan profesionalitas dari aparatnya.

Dirinya selaku Jaksa Agung RI mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga Adhyaksa yang telah menggunakan hak pilihnya dengan penuh rasa tanggung jawab untuk berpartisipasi dalam Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden tanggal 9 Juli 2014 yang lalu.  Selaku penegak hukum hendaknya tetap bersikap netral sampai dengan diumumkannya hasil Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden oleh Komisi Pemilihan Umum bertepatan dengan hari Bhakti Adhyaksa ke-54 yang saat ini sedang diperingati.  Dan selanjutnya Presiden dan Wakil Presiden terpilih harus diberikan dukungan sepenuhnya.

”Tahun ini juga merupakan tahun terakhir dalam periode kedua pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono 2009–2014. Tanpa terasa satu periode pemerintahan hampir kita lalui. Banyak capaian yang telah kita raih, walaupun masih ada beberapa hal yang belum tercapai. Kita berharap semoga momentum pada hari ini akan memberikan semangat kepada kita untuk bersama mencapainya dalam pemerintahan selanjutnya,” ungkapnya.

Lanjutnya, Kejaksaan sebagai salah satu lembaga penegak hukum senantiasa berupaya meningkatkan integritas moral, profesionalitas aparat. Serta meningkatkan peran Kejaksaan dalam memecahkan berbagai persoalan-persoalan kemasyarakatan.

Menurutnya, harus dipahami bahwa penegakan hukum dalam dimensi yang luas tidak hanya sekedar penegakan aturan tertulis dalam suatu undang-undang saja.  Tetapi yang terpenting bagaimana hukum dapat menciptakan keadilan dan kepastian hukum sesuai harapan masyarakat sehingga membawa kemanfaatan bagi banyak orang.

Kata Jaksa Agung, keseriusan Kejaksaan dalam memberikan pelayanan hukum yang tuntas, transparan, adil dan bermanfaat tercermin dari apresiasi terhadap kinerja Kejaksaan dalam beberapa tahun terakhir ini yang menunjukkan adanya peningkatan.  Meskipun dengan berbagai keterbatasan baik anggaran maupun fasilitas yang diterima, perlahan tapi pasti dan dengan kerja nyata Kejaksaan berupaya menghadirkan harapan masyarakat terhadap penegakan hukum kearah yang lebih baik.

Dirinya menyadari, kejahatan di era globalisasi dan kemajuan teknologi tidak dapat diberantas dengan hanya mengandalkan cara yang konvensional dan parsial. Berkembangnya berbagai modus kejahatan yang bersifat lintas negara menuntut perubahan paradigma di bidang penegakan hukum. Yaitu bahwa pemberantasan kejahatan hanya akan efektif apabila didukung keseragaman gerak antara aparat penegak hukum di berbagai negara.

Untuk itu Kejaksaan telah membuka pintu dan terus mengembangkan berbagai bentuk kerjasama internasional di bidang penegakan hukum.  Seperti dengan IAP (International Association of Prosecutor), IAACA (The International Association of Anti Corruption Authorities), Forum Jaksa Agung China-ASEAN, CARIN (Camden Asset Recovery Inter-Agency Network) dan berbagai organisasi penegak hukum lainnya.

(Papuaposnabire)

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.