Bupati Nabire, Isaias Douw, S.Sos didampingi Ibu Bupati, Selasa (22/07/2014) menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-13 Jemaat Gereja Kristen Injili (GKI) Solafide KPR Siriwini.
Dalam sambutan Bupati mengatakan, ulang tahun bagi kita orang percaya bukan hanya sekedar perayaan biasa. Tetapi ualng tahun merupakan kesempatan untuk mengevaluasi hidup kita. Tentang apa yang telah kita lakukan dan apa yang belum kita lakukan serta bagaimana hidup kita selanjutnya.
Oleh karena itu, memperhatikan arti nama Solafide yakni “Hanya Oleh Iman”, maka perayaan HUT ke-13 ini haruslah mengajarkan kita tentang Tuhan Setia dan menjaga dan memelihara Jemaat ini, sehingga hari ini ada pada usia ke-13 tahun.
Lebih lanjut dikatakan, seluruh pengalaman pelayanan selama 13 tahun seharusnya menjadi pengalaman iman yang berharga dan membuat jemaat semakin giat melakukan pekerjaan pelayanan. Karena ulang tahun ada bersama jemaat ini.
Di usia ke-13 tahun adalah tanda masuk pada usia remaja. Jika usia sebelum remaja ini tentu banyak hal sudah dilakukan, maka seharusnya pada usia remaja ini lebih giat menunjukan jati diri sebagai Jemaat Solafide. Sehingga semakin maju semakin pula dikenal banyak orang, karena pelayanan dan kesaksian yang bermutu.
Tema perayaan HUT ke-13 Jemaat GKI Solafide “Bertumbuh, melayani dan bersaksi dalam Kasih”, Sub Tema “Dalam semangat kebersamaan, Jemaat Solafide terpanggil untuk terus meningkatkan persekutuan, pelayanan dan kesaksian sehingga menjadi penyalur kasi Allah bagi banyak orang.“ Bupati berharap, Jemaat Solafide semakin kompak, terus bersatu dan selalu menjaga kebersamaan dan persaudaraan dalam pelayanan. Sehingga jemaat ini semakin menjadi penyalur kasih Allah bagi banyak orang.
“Gereja memang ada di dunia, tetapi gereja bukan milik dunia. Gereja harus bertumbuh dan berkembang sesuai perkembangan zaman, tetapi tidak boleh kehilangan jati diri sebagai gereja. Untuk itu kita sebagai warga gereja yang hidup sudah seharusnya berpikir luas dan global serta ke masa depan,“ tuturnya.
Bupati mengingatkan, mutu pelayanan bukan soal jemaat kecil atau jemaat besar, bukan juga soal jemaat baru berdiri atau jemata lama berdiri. Tetapi mutu pelayanan tergantung pada persatuan dan kesatuan jemaat serta kebersamaan dan persaudaraan jemaat. ”Kalau ada persatuan dan kesatuan, maka kita dapat meningkatkan mutu pelayanan dan menjadi saksi Allah di dunia ini,” pesan Douw.
Diharapkan Jemaat GKI Solafide menjadi penyalur kasih Allah bagi jemaat di KPR dan seluruh warga Nabire secara umum. Karena menurut penilaian bupati, jemaat ini selalu bersatu dan menjaga ketertiban, kebersihan serta kenyamanan bagi kita semua.
Tinggalkan Komentar