Kegiatan Masa Orientasi Siswa (MOS) sudah menjadi kegiatan rutin awal tahun pelajaran yang dilaksanakan oleh lembaga pendidikan setingkat SMP/MTs dan juga SMA /SMK sebagai anjang perkenalan antara sesama teman tetapi juga di sekolah baru yang dituju sebagai sekolah pilihan.
Terhitung Senin (14/7) hingga Rabu (16/7) sebanyak 188 murid baru lulusan SD/Mi yang mendaftarkan diri dan diterima di SMP Negeri 3 Nabire mengikuti kegiatan MOS. Para dewan guru secara langsung dilibatkan sebagai pembawa materi MOS sesuai jadwal yang dibuat pihak sekolah berdasarkan kurikulum pendidikan.
“Sebelum MOS dimulai pada hari Jumat (11/7) dan Sabtu (12/7) Juli telah dilakukan kegiatan pra MOS guna mempersiapkan anak-anak murid baru untuk benar–benar telah siap mengikuti MOS,” kata Kepala Sekolah SMP N 3 Nabire, B. Pangandaheng, S.Pd, Selasa (15/7) di ruangan kerjanya.
Untuk tahun pelajaran 2014/2015 SMP N 3 mampu menerima 188 murid baru. Sehingga dari 188 murid baru ini akan dibagi untuk mengisi 6 ruangan kelas baru. Perkelas bisa dapat menampung 32 hingga 33 orang. Sehingga setelah satu hari MOS akan dilanjutkan dengan rapat dewan guru untuk pembagian tugas.
Karena berdasarkan program sekolah SMP N 3 Nabire untuk setiap awal tahun pelajaran akan dibagi untuk mencatat murid baru asal Papua Nabire asli, asal Papua dari luar Nabire, Papua peranakan dan juga non Papua. Sebab dari 188 murid baru ini telah dicatat yang mendaftar ada 96 orang putar dan putri asli Papua sementara non Papua ada 92 orang murid baru.
Tinggalkan Komentar