Bertempat di ruang rapat Kantor Distrik Wanggar, Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD) KNPI Kabupaten Nabire, Norbertus Mote, SE, M.Si, melantik 34 anggota KNPI di Distrik Wanggar, Kamis (5/6). Turut hadir dalam kegiatan tersebut, kepala distrik dan jajarannya, Kapolsek Wanggar, jajaran pengurus KNPI Kabupaten Nabire, tokoh pemuda, tokoh masyarakat, tokoh perempuan dan para pelajar.
Norbertus Mote dalam arahannya menyampaikan, KNPI itu sudah tercatat dan sudah terlibat di Distrik Wanggar. Dirinya berharap supaya ini seluruh kampung sampai kepada RT/RW. Karena pemuda ini menjadi tumpuan harapan bangsa dan negara dan tumpuan harapan juga warga kampung dari distrik juga perkotaan.
“Oleh karena itu saya menyampaikan kepala distrik bahwa terima kasih, kalau selama ini kami kerja baik dengan pemuda dalam membangun daerah ini sesuai dengan tujuan dan harapan kita bersama,” tuturnya.
Lanjutnya, pemuda gereja atau masjid atau karang taruna semua itu bekerja baik. Sehingga pemuda-pemuda ini dapat memupuk dengan dapat melaksanakan kegiatan-kegiatan dalam rangka membantu pemerintah distrik guna membangun daerah.
“Pemuda itu jadi pelopor pembangunan generasi muda yang siapa-siapa tetapi generasi yang benar-benar yang diri sendiri, mampukan diri sendiri untuk melaksanakan kegiatan-kegiatan yang bersifat positif demi guna untuk banyak orang dalam membangunan pemuda masa depan,” tuturnya.
Dalam skala daerah, sebagai pemuda yang derada di Kabupaten Nabire, sudah semestinya berperan aktif dalam membantu pemerintahan daerah guna mendukung setiap program pembangunanya. Dan dalam skala luas, pemuda Indonesia semua proaktif dalam pembanguan bangsa. Lebih dari itu pemuda harus menjadi pelopor bahkan pioner dalam segala hal pembangunan.
Menurutnya, suatu bangsa tidak akan maju bila hanya pemudanya berdiam diri. Sebaliknya bangsa akan maju bila pemudanya mau bergerak, berperan aktif dalam mengisi pembangunan.
Pengurus Distrik Komite Nasional Pemuda Indonesia Distrik Wanggar yang telah dilantik, Ketua Yosia Kegou, Wakil Ketua Suwaji, Sekretaris Hardi Mardin, Bendahara Meki Bonoi dan dibentuk komisi-komisi yakni, Komisi Kadernisasi dan Pengembangan SDM, Komisi Pemberdayaan Perempuan, Komisi Penanggulangan HIV/AIDS, Komisi Pembangunan Sosial Ekonomi Kerakyatan, Komisi Pemerintah Organisasi dan Kelembagaan dan Komisi Kepemudaan, Seni Budaya dan Olaraga.
Tinggalkan Komentar