Valentine Wayar : LKBN Antara Harus Perkuat Jaringan Di Indonesia Timur
Ketua Forum Anak Adat dan Perintis Peduli Demokrasi (FAAP-PD) Nabire, Valentine Wayar mengatakan, Perum Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) Antara sudah harus mulai memperkuat jaringannya di wilayah Indonesia Timur. Kedua wilayah yang dimaksud adalah di Papua & Papua Barat.
Tujuan dari penguatan jaringan di wilayah Indonesia Timur ini, guna penyebaran informasi yang akurat dan valid.
Hal ini dikatakan Valentine Wayar dalam perayaan HUT ke 76 Perum LKBN Antara.
Dikatakan Valentine, dia berharap Antara mau menempatkan wartawannya di tiap daerah di Papua & Papua Barat untuk memperkuat sektor pemberitaan dalam negeri khususnya berita dari Papua & Papua Barat. Hal ini dimaksudkan untuk menjaga agar informasi itu mengalir dengan baik dan benar, tidak terjadi distorsi dan penurunan kualitas informasi, menurut dia, sudah seharusnya ada pewarta Antara di tiap daerah yang sudah memiliki jaringan komunikasi.
“Kan, selama ini jika terjadi sesuatu di Papua dan Papua Barat, maka semua mata akan tertuju ke sini. Semua pihak, baik dalam dan luar negeri berlomba-lomba mencari informasi, bahkan ada informasi yang keabsahannya masih perlu di’cross-check’ lagi. Nah jika hal ini tidak segera dilihat oleh Antara maka, pemberian informasi yang baik dan benar itu kurang optimal,” kata Valentine yang juga dalah Tokoh Perempuan di Nabire.
Mantan anggota KPU Kabupaten Nabire itu juga menyarankan agar Perum LKBN Antara merekrut pewarta yang benar-benar integritasnya bagus, dan memiliki pandangan luas, dekat dengan masyarakat setempat serta komunikatis. “Saya usulkan, sebaiknya Antara memperkejakan anak asli Papua, rekrut, dididik, kemudian jadikan pewarta. Karena dengan begitu Antara turut mendukung implementasi UU Otsus Papua, apalagi pewarta Antara di Papua juga masih kurang kan?” katanya.
Apa lagi, kata perempuan berkacamata minus itu, Papua dan Papua Barat pada tahun depan akan dimekarkan lagi menjadi beberapa daerah otonom baru, baik pemekaran provinsi dan pemekaran kabupaten baru. Sehingga dirasa perlu untuk pemberitaan dan pencitraan daerah.
(MA/Nabirenet)






Tinggalkan Komentar