Kapolres Nabire, AKBP. Tagor Hutapea, S.Ik., M.Si, kembali tandaskan, situasi kemanan di kota Nabire kondusif. Hal ini diungkapkan Kapolres menjawab pertanyaan wartawan beberapa waktu lalu.
Kapolres Tagor mengatakan, situasi keamanan di Nabire sampai memasuki bulan desember ini aman dan kondusif. Masyarakat tetap beraktivitas dengan tenang, dan pelayanan publik berjalan dengan baik.
Terkait kejadian pemalangan Kantor KPU beberapa waktu lalu dan Ibadah HUT Kemerdekaan papua di Taman Bunga Oyehe Nabire, Kapolres Tagor menjelaskan, semua hal tersebut tidak terlalu mengganggu kondisi yang ada di kota Nabire, khusus pemalangan Kantor KPU, hal itu juga sudah diselesaikan secara arif, sehingga hal ini tidak perlua dikuatirkan oleh warga kota Nabire.
Lebih lanjut menurut Kapolres, terkait dengan isu yang berkembang ditengah-tengah masyarakat, yang notabenenya berupa hasutan dari sekelompok orang yang ingin mengacaukan Nabire, dalam arti ingin mengacaukan situasi dan kondisi keamanan Nabire, tidak perlu ditanggapi oleh masyarakat. “Jika ada oknum yang diketahui masyarakat menebar isu-isu yang tidak benar, segera laporkan ke pihak yang berwajib, dalam hal ini Polres Nabire, untuk segera ditindak lanjuti. Dan tidak perlu ada ketakutan yang berlebihan dari masyarakat, terkait situasi dan kondisi keamanan Nabire,’ tutur Kapolres.
Menyinggung rencana pengumuman kelulusan Tes CPNS yang sedianya akan diumumkan tanggal 14 desember namun statusnya masih belum pasti karena menunggu keputusan dari Menpan dan BKN Pusat, Kapolres menghimbau, agar semua pihak dan setiap komponen elemen masyarakat, tidak menjadikan momen ini sebagai wacana untuk menimbulkan konflik. Dan dirinya selaku Kapolres Nabire, mengharapkan kepada seluruh warga masyarakat Kabupaten Nabire, tanpa terkecuali, agar bersama-sama bisa menjaga situasi keamanan Nabire. Dan kepada warga ataupun peserta tes CPNS yang tidak berhasil lolos dalam seleksi tes CPNS Kabupaten Nabire, untuk bisa menerima hasil yang akan diumumkan nanti. Karena, tidak mungkin semua yang mendaftar bisa diterima. Dan dirinya berpesan, kepada peserta CPNS Kabupaten Nabire, yang tidak lolos dalam tes CPNS nanti, agar tidak melakukan tindakan-tindakan yang anarkhis.
“Kalau mau menyampaikan aspirasi di depan umum atau publik, atau mungkin ke Pemda, boleh-boleh saja, asal sesuai dengan aturan yang berlaku. Dan tidak perlu memaksakan diri, dan saya juga himbau kepada masyarakat, agar tidak perlu melakukan tindakan-tindakan yang melanggar hukum, apalagi bulan ini kan kita masuk dalam suasana menyambut Natal,” ujar Kapolres.
Soal hasil pengumuman CPNS Kabupaten Nabire yang akan diumumkan, Kapolres Nabire menyarankan agar hasil pengumuman tersebut diumumkan di media cetak maupun elektronik yang ada di Kabupaten Nabire, selain di Kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Nabire. Sehingga tidak terpusat di Kantor BKD saja, jika lewat media itu lebih baik, supaya semua bisa mengetahui secara langsung, sehingga tidak perlu berbondong-bondong datang ke Kantor BKD.
Tinggalkan Komentar