Willem Boga, Kepala.Sub Bagian Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kabupaten Nabire membuka dengan resmi Workshop Pemberdayan Pengurus Dewan dan Tokoh Agama Katolik Kabupaten Nabire tahun 2013, bertempat di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Nabire, Senin 02 Desember 2013
Dalam sambutannya, Willem Boga mengatakan bahwa melalui kegiatan ini diharapkan sebagai titik tolak untuk lebih meningkatkan mutu Agama untuk lebih berdaya guna dan dapat menjadikan umat katolik sebagai umat yang agamais sesuai dengan Visi Dirjen Bimas Katolik yaitu mewujudkan Masyarakat Katolik yang Agamais dan Pancasilais. Kasubag TU juga menambahkan pembinaan-pembinaan semacam ini harus diteruskan oleh para tokoh Agama Katolik didalam lingkungan gereja terus menerus bagaikan air yang mengalir supaya umat Katolik tidak menjadi tawar tetapi dapat menjadi Yesus-Yesus yang baru didalam keluarga, masyarakat, tempat kerja dan dimana saja kita berada. Kiranya melalui kegiatan Workshop ke-II ini dapat membawa pengetahuan yang baru dan perubahan dalam keluarga, masyarakat, gereja, bangsa dan negara.
Berdasarkan Peraturan Presiden No. 09 tahun 2005, tentang kedudukan, Tugas, Fungsi, Susunan Organisasi, dan Tata Kerja Kementerian Negara Republik Indonesia, sebagaimana telah disempurnakan oleh PEPRES No. 62 Tahun 2005 Pasal 63 tentang Tugas dan Tanggung Jawab Kementerian Agama adalah, membantu Presiden dalam menyelenggarakan sebagian urusan pemerintah di Bidang Keagamaan
Kepala Seksi Bimas Katolik.Ibu Dra. Dorce Laba Ambu selaku Ketua Penyelenggara ,dalam laporannya menjelaskan maksud diadakannya kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kwantitas maupun kualitas dalam pelayanan pengurus dewan dan tokoh Agama, serta bersama-sama menggali potensi yang ada, agar semakin memperkokoh eksistensi di tengah masyarakat dan lebih khusus umat Katolik. Diharapkan Pengurus Dewan Paroki dan Tokoh Agama Katolik kiranya Sungguh-sungguh menjadi Garam dan Terang di Tengah –Tengah Masyarakat Umat Katolik.
Adapun Materi pada kegiatan ini adalah: Sejarah masuknya Agama Katolik di Tanah Papua oleh Kepala Sub-bagian Tata Usaha (Bapak Willem Boga), Panggilan Kaum Awam dalam kehidupan bergereja dan bermasyarakat oleh Paroki Kristus Sahabat Kita KSK (Pastor Yusuf Suharyoso SJ), dan Gambaran Tugas Pengurus Dewan Paroki oleh Paroki Kristus Raja KR (Pastor Nato Gobai Pr), dengan para peserta Pengurus Paroki 60 Orang, Guru-Guru Agama Katolik, Kepala PSW YPPK, Kepala Klinik Santo Rafael (dr.pingki) dan sejumlah tamu undangan lainnya.
Tinggalkan Komentar