News & Info
Home » Blog » JM Ramandey : Penerapan Kurikulum 2013 Belum Diterapkan Di Nabire Tahun Ini

JM Ramandey : Penerapan Kurikulum 2013 Belum Diterapkan Di Nabire Tahun Ini

2

(Upacara HUT PGRI ke 68 di Bumiraya Nabire / Nabire.tv)

Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) kabupaten Nabire, J.M Ramandey M.Si mengatakan, kabupaten Nabire tidak menjadi penerapan kurikulum 2013, hal ini disebabkan keterbatasan dana dari pusat.

Hal tersebut disampaikan J.M Ramandey usai upacara peringatan HUT PGRI yang ke 68. Senin pagi (25/11) bertempat di kampung Bumiraya Distrik Nabire Barat Sp 1 Nabire.

Dikatakan Ramandey, jumlah SMU dan SMK di kabupaten Nabire berjumlah 20 sekolah, sedangkan jumlah pergurua tinggi di Nabire ada 2 yaitu USWIM dan STAIS As-syafiiyah. Selain itu untuk tes CPNS formasi 2013, formasi K1 dan K2 didominasi oleh para guru honorer, yang mana hal itu tidak lepas dari bantuan Bupati Nabire, agar sekolah-sekolah yang kekurangan guru di kabupaten Nabire dapat dipenuhi.

Menurut Tamandey, kabupaten Nabire sebenarnya adalah salah satu kabupaten yang akan menerapkan kurikulum 2013, namun karena keterbatasan dana dari pusat, maka penerapan kurikulum 2013 tidak jadi diterapkan. Namun diharapkan oleh Ramandey, agar sekolah-sekolah yang ada di Nabire untuk mempersiapkan diri menghadapi kurikulum 2013, dikarenakan pada 2015 mendatang kurikulum 2013 sudah harus diberlakukan di seluruh Indonesia.

Sementara itu pada upacara peringatan Hut PGRI Ke 68 di Nabire kali ini,  diikuti oleh ratusan tenaga pendidik se Nabire, dengan mengusung tema ”Mewujudkan Guru Yang Kreatif Dan Inspiratif Dengan Menegakkan Kode Etik, Untuk Penguatan Implementasi Kurikulum 2013.

Upacara ini sendiri adalah acara puncak dari beberapa kegiatan Hut PGRI yang sudah berlangsung sebelumnya diantaranya jalan satai, lomba karaoke, lomba yospam dan lomba bola voli.

Hadir dalam upacara Hut PGRI tersebut Ketua DPRD kabupaten Nabire , Kepala Pengadilan Negeri Nabire, Kapolres Nabire, Dandim 1705, para Pimpinan SKPD, para Pimpinan Perguruan Tinggi di Nabire, serta para Kepala Sekolah TK hingga SMU se Nabire.

(Sumber : RRI Nabire)

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.