Dua peristiwa kekerasan terjadi di Papua hari ini. Anggota TNI bernama Serka Wendi yang merupakan anggota Koramil Illu, Kamis (28/11) sekitar pukul 10.00 WIT berjalan menuju pasar Ilu kabupaten Puncak Jaya. Tiba-tiba Serka Wendi ditembak oleh orang tak dikenal mengenai pipi sebelah kanan tembus ke mata bagian bawah.
Kapendam XVII/Cendrawasih, Kol Inf Lismer Lumbansiantar yang dihubungi melalui membenarkan kejadian tersebut. “Penembakan di Illu tadi pagi menimpa Serka Wendi, namun kondisi korban saat ini dalam kondisi sadar,” ujar Lismer.
Kata dia, korban kini dievakuasi menggunakan pesawat carter Enggan Air, sekitar jam 13.00 WIT. ” Dan saat ini sedang dirawat di Rumah Sakit Marthen Indey,” ujar Lismer.
Sementara itu Dandim 1714/PJ Letkol A.Risman yang dihubungi melalui telephon selulernya mengatakan bahwa pihaknya bersama sama dengan kepolisian sedang melakukan pengejaran terhadap pelaku.
Sedangkan di Wamena, sekitar pukul 07.00 WIT , Mustakim yang tinggal di Jalan Gapura Hom Hom keluar dengan motor ojeknya bermaksud mencari rejeki.
Seorang penumpang meminta tolong untuk diantar ke Kali Muara Wouma, namun setelah tiba ditujuan pelaku langsung menganiaya korban dengan cara membacok.
Akibat dari kejadian tersebut Mustakim mengalami dua luka bacok pada bagian kepala dan dua jari tangan kiri putus, sehingga korban sampai saat ini masih dirawat intensif oleh petugas medis RSUD Wamena. Dandim Wamena , Letkol Sampetoding yang dihubungi wartawan membenarkan kejadian tersebut.
“Benar tadi pagi ada pembacokan, saat ini kami dari kodim sedang membantu pihak kepolisian untuk mengejar pelaku” ujar Dandim.
Sementara itu puluhan tukang tukang ojek menunjukkan solidaritas dengan membantu polisi melakukan pengejaran.
Tinggalkan Komentar