AP Youw : Pembangunan Dalam Sebuah Pemerintahan Ada 2, Yakni Untuk Kepentingan & Untuk Kebutuhan Orang Banyak
Mantan Bupati Nabire dua periode, Drs. Anselmus Petrus Youw, M.Si mengatakan, pembangunan dalam sebuah wilayah pemerintahan hanya ada pada dua pilihan. Yakni pembangunan karena ada kepentingan dan pembangunan karena ada kebutuhan orang banyak yang dipimpin dan pembangunan yang berkepentingan itu hanya melahirkan masalah dan tidak menjawab kebutuhan.
Selaku mantan bupati memberikan saran dan masukan kepada bupati, wakil bupati dan semua pimpinan SKPD agar membuat rancangan dan program jalur khusus mobil kontainer di samping jalur dua ruas jalan Nabire–Samabusa. Agar jalur dua yang ada saat ini tidak lagi mengalami kerusakan dan dilakukan pengaspalan setiap tahun.
Dan jalur khusus mobil kontainer itu harus dibangun berkontruksi beton. Solusi kedua, pemerintah bangun lapangan dan gudang penumpukan barang di seputar Samabusa Distrik Teluk Kimi. Agar barang dari kontainer dibongkar dulu lalu diangkut lagi menggunakan truck masuk kota sesuai tujuan pemilik barang.
Sebab tidak semua proyek pembangunan di daerah ini harus selalu menunggu dana APBN dan APBD Provinsi. Tetapi juga harus menggunakan APBD Kabupaten untuk pembangunan jalan dan jembatan. Sehingga semua ini kembali pada strategi dan kebijakan seorang pimpinan daerah.
“Saat saya menjabat bupati, jalur dua ruas jalan Samabusa dan beberapa jembatan dapat dibangun dengan menggunakan dana APBD murni Kabupaten Nabire, dengan sistim proyek multi years. Selaku bupati saya melihat jalur dua ini jalan yang menjadi kebutuhan masyarakat, sehingga dengan sistim proyek multi years dapat dibangun dan hingga kini terlihat mulus aspalnya yang langsung dibiayai dengan dana APBN pusat. Bupati dan DPRD harus berpikir dan berpihak kepada kepentingan rakyat secara umum, karena sama-sama dipilih rakyat,” kata Drs. Anselmus Petrus Youw, M.Si, Jumat (15/11) di kediamannya.
Untuk itu, semua pembangunan yang ada di Kabupaten Nabire ini harus terlebih dahulu melihat bahwa Nabire ini kabupaten tertua yang hingga kini sudah memekarkan 6 kabupaten. Nabire ini pintu masuk barang dan manusia bagi beberapa kabupaten wilayah pegunungan dan Kabupaten Nabire sebagai calon ibukota Provinsi Papua Tengah.
Karena dengan membangun jalan khusus kontainer dan juga bangun lapangan penimbunan barang di Samabusa, maka dengan sendirinya kita ikut peliharan jalan dan turut menghemat biaya baik itu APBN, APBD Provinsi maupun APBD Kabupaten yang bisa digunakan untuk pembangunan yang lain di bagian barat dan timur Nabire.
(Sumber : Papuaposnabire)





Tinggalkan Komentar