Pelatih Nabire Putra, Gad Tekege mengatakan, Nabire Putra bisa keluar sebagai juara itu karena pertolongan dari Tuhan. “Semua karena Tuhan, bagi saya sebagai pelatih, saya hanya bisa buat apa yang bisa saya buat. Jika Tuhan tidak kehendaki kami juara, pasti kami tidak juara. Oleh sebab itu, kami semua, sangat bersyukur kepada Tuhan,” tuturnya merendah.
Hal ini dikatakan Gad setelah tim Nabire Putra sukses meraih kampiun di kompetisi Divisi III PSSI Zona Papua, sabtu kemarin (16/11), usai mengandaskan tim asal kota Sarmi Persimi dengan skor 3-2.
Anak-anak ‘kota ombak’ (Persimi) terpaksa harus mengakui kekuatan lawannya, Nabire Putra, walaupun di pertengahan babak pertama, salah satu pemain dari Nabire Putra terpaksa harus keluar dari lapangan hijau karena mendapatkan kartu kuning kedua pada saat kedudukan 1-0 untuk kemenangan Nabire Putra. Keluarnya pemain belakang dari Nabire ini, benar-benar dimanfaatkan oleh anak-anak Sarmi. Hasilnya, dua gol tercipta. Namun, memasuki menit-menit terakhir, pemain depan Nabire Putra, Elias Pekey, memperdaya kiper Persimi dengan sontekan kaki kanannya.
Setelah 90 menit berakhir dengan skor 2-2, maka dilanjutkan dengan perpanjangan waktu. Sekalipun kalah anggota dalam tim, Nabire Putra benar-benar tangguh bagi Persimi. Nabire Putra mencetak satu gol lagi. Kedudukan menjadi 3-2 untuk kemenangan Nabire Putra hingga peluit panjang dibunyikan wasit.
Ditambahkan Gad Tekege, dirinya juga menyampaikan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung tim Nabire Putra, baik itu pemerintah Nabire, orang tua dari semua pemain, pendukung atau suporter dan semua masyarakat di Nabire. “Kepada semua pihak yang sudah mendukung untuk kami (Nabire Putra), kami menyampaikan banyak terima kasih,” lanjut Tekege.
Untuk pemain, lanjut Tekege, akan tetap pertahankan komposisi pemain yang sudah dalam lanjutan kompetisi Sepak bola Divisi III PSSI Wilayah Indonesia timur yang akan diselenggarakan beberapa waktu ke depan. “Kami akan pertahankan pemain-pemain yang ada,” katanya.
Sementara itu, Bupati Nabire, Isaias Douw yang langsung menyaksikan partai final yang penuh emosional itu, mengatakan, dirinya sebagai Bupati, sangat mendukung untuk ke depan.
“Tadi saya lihat anak-anak main bagus sekali. Saya datang dari Nabire untuk datang jemput anak-anak dan kami akan bawa pulang piala ini ke Nabire bersama anak-anak,” kata Bupati bangga. “Ke depan, saya selaku bupati siap mendukung dan saya ada di belakang mereka,” katanya.
Adapun hasil lengkap Kompetisi Divisi III yang sudah usai sabtu sore kematin (16/11), Juara I mendapatkan Piala Gubernur Papua yaitu Nabire Putra. Runner Up, Persimi Sarmi, juara III, Persintan Intan Jaya. Tim Fair Play, Persido Dogiyai. Top Score, Frengky Kogoya (Persipuja Puncak Jaya). Pemain Terbaik, Fransiskus Kayame (Kapten Nabire Putra).
Tinggalkan Komentar