Panitia pembangunan Gedung Balai Pemuda Angkatan Muda Kemah Injil (kingmi) Klasis Nabire mengadakan ibadah terakhir dan pelepasan reruntuhan Gedung Balai pemuda AMKI (Youth Center), acara berlangsung aman dan damai.
Acara peruntuhan ini dihadiri kurang lebih 860 (delapan ratus enam puluh) orang yang terdiri dari para muspida, tokoh adat, tokoh masyarakat dan pemuda pemudi angkatan tahun 60-an sampai dengan 80-an yang berdomisili disekitar teluk cenderawasih yakni Biak, Serui dan Nabire sebab gedung tersebut sudah tidak layak dipakai.
Ibadah diawali dengan pembacaan cikal bakal berdirinya Gedung Balai Pemuda (Youth Center) yang dibacakan oleh Senioritas Ina G.Yeimo, yang intinya bahwa berdirinya Gedung Youth Center tahun 1972 berawal dari “kegiatan ibadah perkumpulan anak-anak muda yang diadakan di pesisir pantai yang sekarang dijadikan pantai Maf dengan jumlah jiwa mula-mula sebanyak 20 (Dua pulu) orang, kemudian datanglah missionaris melalui Missi CAMA yakni tuan Suld dan istrinya lalu membangun Gedung Youth Center dan pengguntingan pita oleh Suld sendiri lalu diserahkan kepada Tuan Hetler untuk mengurus, selanjutnya Tuan Suld pindah Ke Tapioka lalu membangun Sekolah Tinggi Alkitab (STA). Kemudian pada tahun 1979 kunci Gedung Youth Center diserahkan kepada Nona An Grillnel dan Jeri Sumilat untuk membina anak-anak muda pada masa itu, kemudian pada tahun 2000 kunci tersebut diserahkan kepada Yopi Udimera dan Pdt. Alex Blegur hingga sekarang.
Acarapun diisi dengan pelayan firman Tuhan oleh Ev.Yulianus Pigome S.Th yang terambil dalam 2 korentus 5:17 dengan Thema : Yang lama sudah berlalu sesunggunya yang baru sudah datang, dalam lawatannya dikatakan bahwa Gedung Youth Center akan berubah jika pemuda berubah, dan akan terjadi pada saat kuasa roh kudus ada dalam dirinya, Allah yang memberikan tongkat kepada Musa dengan segala kuasanya akan memberikan juga kepada kita oleh karena itu jangan takut (wahyu 21:8). Jangan takut Allah yang membangun gedung lama ini akan membangun juga gedung yang lebih besar dan megah, oleh karena Tuhan yang memulai Tuhan pula yang mengakiri (2 korentus 5:17). Pada akhir Kotbahnya dikatakan bahwa kita harus bersatu untuk membangun dari semua segi dan sisi dengan didasari iman karena iman tanpa perbuatan pada hakekatnya adalah Mati (Ibrani 11:1).
Laporan Ketua Panitia Pembangunan Gedung Youth Center Bapak Jameks pigai A.Md.S.Sos mengatakan bahwa pada tanggal 14 April 2013 dalam pertemunya dengan kontraktor Jhon V.M. Gobai ST dikatakan gedung ini adalah bangunan tua, maka tidak bisa di rehap melainkan dibangun kembali dengan memakan biaya milyaran rupiah, kemudian dilanjutkan dengan presentase Gedung Youth Center yang baru. Pada akhir dari ibadah dilanjutkan dengan sambutan dari Bupati Kabupaten Nabire yang diwakili oleh Kepala distrik Nabire bahwa bangunan ini, ditahun 70-an sangat unik ditengah-tengah kota Nabire dan melalui bangunan ini banyak orang telah diselamatkan. Oleh karena itu dengan iman kita bersatu dan membangun kembali untuk membina pemuda karena banyak pengaruh buruk diera globalisasi ini. Akhir dari sambutannya dikatakan bahwa dengan takut akan Tuhan maka semua akan ditambahkannya, sesuai dengan motto Kabupaten Nabire yaitu Membangun Nabire dengan Iman dan Taqwa.
Selanjutnya Ketua KNPI Kabupaten Nabire Norbertus Mote M.Si dalam sambutan mengatakan bahwa Pemuda AMKI adalah satu bagian dari KNPI (Komite Nasional Pemuda Indonesia) oleh karena itu komunikasi harus dijaga agar semua yang direncanakan akan terlaksana. Sambutan terakhir Ketua AMKI Pusat (Badan Pengurus AMKI Provinsi) Nason Utii SE mengatakan pemuda tetap kuat kokoh bersatu terkait dengan pembangunan ini DPP (Departemen Pemuda Pusat) AMKI (Angkatan Muda Kemah Injil) Kingmi Provinsi Papua untuk membangun kembali dengan iman, doa, penyerahan hatinya pada Tuhan maka bangunan ini akan jadi dalam waktu yang tidak lama.
Tinggalkan Komentar