Warga Desak Pemkab Dogiyai Perhatikan 7 Jembatan Gantung Sungai Adai di Piyaiye

Dogiyai – Sungai Adai merupakan salah satu sungai besar yang berada di wilayah Piyaiye, dengan hulu di pegunungan Weyland serta muaranya masuk di wilayah kabupaten Kaimana.
Untuk melewati Sungai Adai, masyarakat biasanya melewati jembatan gantung. Tidak tanggung-tanggung ada tujuh jembatan gantung yang harus dilewati.
Namun kondisi ketujuh jembatan gantung tersebut saat ini terputus, sehingga menyulitkan warga yang ingin berkebun atau ingin ke Distrik maupun kota Kabupaten.
Hal ini diutarakan Yohanes Mote selaku Tokoh Pemuda Piyaiye, belum lama ini kepada Nabire.Net.
Adapun ketujuh jembatan gantung yang terputus tersebut masing-masing sebagai berikut :
-
Jembatan gantung sungai Adai kampung Deneiode menuju dusun Homi
-
Jembatan gantung sungai Adai kampung Debaige Ponaige menuju kampung Deneiode
-
Jembatan gantung sungai Adai kampung Deneiode menuju kampung Widumeu Yageugi Distrik Menou Nabire
-
Jembatan gantung sungai Adai dusun Lobiwo menuju kampung Deneiode
-
Jembatan gantung sungai Adai kampung Egipa menuju kampung Kegata
-
Jembatan gantung sungai Adai kampung Tekekota menuju kampung Lukaimanihai dan Kampung Ideduwa
-
Jembatan gantung sungai Adai kampung Yegeiyepa antara menuju Kampung Ukagu Ideduwa hanya terputus dibagian landasan
Hal senada disampaikan Yohanes Magai selaku warga setempat. Ia membenarkan ketujuh jembatan gantung tersebut terputus akibat hujan deras dan banjir.
Oleh karena itu, ia mendesak pemerintah kabupaten Dogiyai dan DPRD Dogiyai agar tidak menutup mata dengan kondisi tersebut tapi harus segera turun tangan mengatasi persoalan transportasi masyarakat di wilayah terpencil.
[Nabire.Net/Jhon Piyaiyepai Magai]
Tinggalkan Komentar